Lantik Lima Ibunda Guru Kabupaten, Purnama Wulan Sari Mirza Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Ibunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik dan mengukuhkan lima Ibunda Guru Kabupaten sekaligus membuka Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II PGRI Provinsi Lampung Masa Bakti XV Tahun 2026 di Auditorium Drs. H. Dailami Zain STKIP PGRI Lampung, Selasa (9/6/2026).

Lima Ibunda Guru Kabupaten yang dikukuhkan yaitu Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Pesawaran, drg. Meri Farida Hamartoni sebagai Ibunda Guru Kabupaten Lampung Utara, K.M.T. Herlinawati Qudrotul Ikhwan, S.H. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulang Bawang, Novianti Novriwan, S.P. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Ayu Asalasiah, S.Ked. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Way Kanan.

Dalam sambutannya, Ibunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa pengukuhan Ibunda Guru bukan sekadar seremonial maupun pemberian gelar, melainkan amanah besar untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pendamping bagi peserta didik maupun tenaga pendidik di seluruh daerah.

“Ini bukan hanya momentum penandatanganan SK atau pemakaian selempang. Hari ini kita menerima amanah yang mulia. Sebagai seorang ibu, kita memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, melindungi, dan memberikan kehangatan kepada anak-anak serta para pendidik di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, peran Ibunda Guru tidak hanya mendukung pendidikan formal, tetapi juga turut membangun karakter, kecerdasan sosial, spiritual, dan intelektual generasi muda.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Batin Wulan, sapaan akrab Ibunda Guru Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya penguatan literasi sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan.

Ia mengajak seluruh Ibunda Guru untuk bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah terkait, guna menumbuhkan budaya membaca dan belajar di masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Buka Seleksi 11 JPTP, Berikut Jadwal dan Syaratnya

“Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kita harus memperkuat literasi. Membaca adalah pintu ilmu. Karena itu, Ibunda Guru harus menjadi motor penggerak literasi di kabupaten masing-masing demi meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ibunda Guru Provinsi Lampung juga menyambut baik pelaksanaan Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung sebagai forum strategis untuk merumuskan berbagai kebijakan dan rekomendasi yang solutif, adaptif, serta relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.

Ia menilai perkembangan teknologi, transformasi digital, dan dinamika sosial menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, PGRI, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Batin Wulan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan keluarga besar PGRI dalam membangun pendidikan dan kesejahteraan keluarga di Lampung.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PGRI, Kadarmanta Baskara Aji, menyampaikan apresiasi atas kinerja organisasi PGRI di Lampung yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, baik dari sisi pembinaan organisasi maupun pengawalan terhadap profesi guru.

“Kami dari PB PGRI terus memantau perkembangan organisasi di seluruh Indonesia. Lampung termasuk yang terbaik dalam pembinaan organisasi PGRI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini layak menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kuatnya dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terhadap dunia pendidikan di Lampung.

Menurutnya, kondisi tersebut turut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi guru dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Kadarmanta menambahkan, PB PGRI terus memperkuat perlindungan hukum bagi guru melalui kerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan tengah menjajaki kerja sama serupa dengan Kejaksaan Agung.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk melindungi guru. Satu guru tersakiti, semua guru membela. Karena guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua PGRI Provinsi Lampung, Sulpakar, menjelaskan bahwa pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, Ibunda Guru memiliki peran strategis sebagai figur yang menaungi seluruh guru mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi, sekaligus menjadi mitra dalam membangun karakter dan kecerdasan generasi muda.

“Tugas membangun generasi bangsa tidak hanya menjadi tanggung jawab guru. Peran keluarga, lingkungan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat sangat menentukan. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk membentuk kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual anak-anak kita,” ujarnya.

Sulpakar berharap para Ibunda Guru Kabupaten yang baru dikukuhkan dapat bersinergi dengan PGRI dan pemerintah daerah dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan serta menyiapkan generasi unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan.

Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung sendiri menjadi forum tertinggi organisasi setelah konferensi provinsi yang bertujuan melakukan evaluasi program kerja, menyusun langkah strategis organisasi, serta merumuskan program prioritas PGRI menuju tahun 2027.

Dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konkret dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung. (*)

Berita Terkait

Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan
Novianti Lantik Empat Ketua TP-PKK Kecamatan
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Konflik Agraria Puluhan Tahun Jadi Sorotan, Bupati Tubaba Hadiri Rakor Penyelesaian di Mapolda Lampung
Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik
Warga Grebek Ruko Diduga Jadi Karaoke Ilegal di Kedamaian, Temukan Puluhan Botol Miras
Pemkot Bandar Lampung Lindungi 35.193 Pekerja, Wartawan Masuk Sasaran Berikutnya
Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:43 WIB

Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 08:32 WIB

Novianti Lantik Empat Ketua TP-PKK Kecamatan

Selasa, 15 September 2026 - 22:59 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

Senin, 14 September 2026 - 15:54 WIB

Warga Grebek Ruko Diduga Jadi Karaoke Ilegal di Kedamaian, Temukan Puluhan Botol Miras

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:43 WIB

PEMERINTAHAN

Novianti Lantik Empat Ketua TP-PKK Kecamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:32 WIB

LC TV Story

Purbaya Blak-blakan soal Pencopotan dari Kursi Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:14 WIB