JAKARTA — Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak berminat kembali menduduki jabatan sebagai pejabat negara setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto dari kursi Menteri Keuangan (Menkeu).
Purbaya menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri serah terima jabatan Menkeu di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Ketika ditanya apakah masih memiliki keinginan kembali menjadi menteri, Purbaya menjawab tegas.
“Nggak lah. Baru dipecat, masa jadi menteri lagi,” ujarnya.
Purbaya juga mengaku tidak mengetahui isu yang menyebut dirinya bakal dipercaya menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2020-2025 itu bahkan menegaskan tidak ingin menduduki jabatan publik apa pun untuk saat ini.
Termasuk jika mendapat tawaran menjadi pimpinan lembaga baru yang tengah disiapkan pemerintahan Prabowo, yakni Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
“Enggak. Kalau udah pensiun ya sudah,” tegas Purbaya.
Setelah tak lagi menjabat sebagai Menkeu, Purbaya mengaku ingin menikmati waktu dengan cara yang lebih sederhana. Salah satunya memancing di belakang rumah.
“Habis ini mau pulang, mancing di belakang rumah,” ucapnya.
Purbaya juga mengaku perasaannya kini lebih tenang setelah tidak lagi mengemban tugas sebagai Menkeu. Ia bahkan mengungkap sempat sulit tidur setelah mengetahui dirinya dicopot.
“Semalam masih susah tidur tuh, masih sebel juga tuh. Tapi sekarang sudah lumayan, ya kan gue juga orang,” ungkapnya.
Sementara ketika ditanya mengenai pesan khusus kepada Suahasil Nazara yang menggantikannya sebagai Menkeu, Purbaya mengaku tidak memiliki pesan khusus.
Menurut dia, Suahasil sudah memiliki kapasitas dan pengalaman untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
“Ga ada pesan. Dia kan udah jago. Jalan terus sesuai keahlian dia,” ujarnya. (*)















