Prabowo Minta Nama Korporasi Pelaku Karhutla, Ancam Cabut HGU dan Seluruh Izin

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menyerahkan nama-nama korporasi yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam bersama kepala daerah dan sejumlah pihak terkait secara virtual, Senin (7/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Prabowo terlebih dahulu meminta laporan Kapolri mengenai penanganan dan penindakan kasus karhutla yang telah dilakukan aparat penegak hukum.

“Dan saya minta segera nama-nama korporasi itu sampai ke saya. Yang 8 maupun yang 18,” kata Prabowo kepada Sigit.

Menjawab permintaan tersebut, Kapolri melaporkan terdapat 200 laporan polisi terkait karhutla yang saat ini tengah diproses. Dari penanganan kasus tersebut, polisi telah mengamankan 138 tersangka.

Baca Juga :  Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih

“Mohon izin Bapak, ada 200 laporan polisi yang saat ini kita proses, ada 138 tersangka yang kita amankan, 119 sengaja dan 18 lalai,” ujar Sigit.

Selain perkara yang melibatkan individu, Polri juga tengah memproses sejumlah korporasi. Sigit menyebut terdapat delapan korporasi yang sedang diproses secara hukum.

Selain itu, polisi melakukan pendalaman terhadap 18 perusahaan yang dikenai sanksi administratif berupa pembekuan izin. Pendalaman juga dilakukan terhadap 42 perusahaan yang mendapatkan sanksi pencabutan izin untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.

“Kemudian ada 8 korporasi yang kami proses, kemudian kami sedang melakukan pendalaman terhadap 18 perusahaan dan 42 perusahaan yang saat ini diberikan sanksi administrasi pembekuan dan pencabutan izin apakah mereka melakukan pidana,” terang Sigit.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor

Mendengar laporan tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan segan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang terbukti terlibat dalam karhutla.

Bahkan, Prabowo membuka kemungkinan pencabutan seluruh perizinan perusahaan, termasuk Hak Guna Usaha (HGU).

“Dan nanti akan saya minta mungkin Menteri Kehutanan, LHK, dan juga Satgas Pertanahan untuk menilai, kalau perlu kita segera cabut semuanya tuh, semua izin-izinnya kita cabut. HGU-nya dan sebagainya. Ini sudah kelewatan,” tegas Prabowo.

Prabowo juga meminta pemerintah memastikan identitas serta kepemilikan korporasi yang sedang diproses terkait kasus karhutla.

“Dan juga saya, saya ingin tahu benar-benar korporasi ini milik siapa,” sambungnya. (*)

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Turun di Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau 9-12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Menhub Pastikan Tiket Penumpang Di-refund 100 Persen
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus
Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Bareskrim Buka Peluang Usut Perusahaan Besar dalam Kasus Karhutla
Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri EEF ke-11 di Vladivostok
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:13 WIB

Prabowo Minta Nama Korporasi Pelaku Karhutla, Ancam Cabut HGU dan Seluruh Izin

Senin, 7 September 2026 - 21:13 WIB

BMKG Prediksi Hujan Turun di Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau 9-12 September

Senin, 7 September 2026 - 20:37 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Menhub Pastikan Tiket Penumpang Di-refund 100 Persen

Sabtu, 5 September 2026 - 18:50 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB