Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Pematang Sawa Tanggamus

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS – Hujan abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Sejumlah warga mengabadikan kondisi tersebut melalui video dan membagikannya di media sosial.

Dalam beberapa rekaman, abu vulkanik terlihat menempel hingga ke lantai rumah warga.

Video lainnya memperlihatkan kondisi langit di sekitar wilayah pesisir yang tampak gelap dan berkabut akibat abu vulkanik yang terbawa ke wilayah permukiman.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Tanggamus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak terhadap masyarakat.

Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, serta Camat Pematang Sawa untuk melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak.

Jajaran terkait diminta memastikan kondisi masyarakat terpantau dan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Pemerintah daerah juga mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika hujan abu terjadi.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan BPBD, BMKG, PVMBG, dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga :  Kabar Baik, Guru PPPK Bakal Jadi PNS

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan sekolah di wilayah yang terdampak hujan abu untuk sementara diminta diliburkan. Kebijakan tersebut dilakukan terutama untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap anak-anak.

BPBD Tanggamus juga diminta terus berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Kalianda dan instansi terkait untuk memantau perkembangan cuaca serta aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus Hendarman Wahid kembali mengingatkan masyarakat agar tidak panik.

“Masyarakat diminta tetap waspada dan mengacu pada informasi resmi dari BPBD, BMKG, serta Pemerintah Kabupaten Tanggamus,” kata Hendarman.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Tanggamus bergerak cepat merespons kondisi tersebut melalui UPTD Puskesmas Martanda.

Kepala UPTD Puskesmas Martanda Diana mengerahkan bidan desa dan perawat ke sejumlah titik yang terdampak hujan abu vulkanik.

Petugas membuka pelayanan kesehatan, membagikan masker kepada masyarakat, serta menyiapkan obat-obatan sesuai kebutuhan di masing-masing pos pelayanan.

Distribusi masker dilakukan di sejumlah wilayah. Rinciannya, Tirom Jaya sebanyak 250 masker, Way Asahan 200 masker, Karang Brak 250 masker, Martanda 450 masker, Kaur Gading 300 masker, Tampang Tua 200 masker, dan Tampang Muda 250 masker.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Menhub Pastikan Tiket Penumpang Di-refund 100 Persen

Dengan demikian, sedikitnya 1.650 masker telah dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik terdampak.

Selain masker, petugas kesehatan menyiapkan sejumlah obat-obatan, di antaranya Intunal, CTM, Salbutamol, serta vitamin sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi pelayanan.

Sementara itu, berdasarkan laporan PVMBG periode pengamatan Sabtu (5/9/2026) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Gunung Anak Krakatau masih mengalami erupsi menerus sejak Jumat (4/9/2026).

Aktivitas tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tanggamus, terutama untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap masyarakat di wilayah pesisir.

Pemkab Tanggamus kembali mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah saat terjadi hujan abu.

Masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi resmi dari BPBD, BMKG, PVMBG, dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus. (*)

Berita Terkait

Sidak Dua SPBU di Lampung, Putri Zulhas Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular
Prabowo Sentil Peramal Indonesia Kolaps: Hari Ini Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
DPR dan Pemerintah Ketok BPIH 2027, Biaya Haji Rp98,46 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Sidak Dua SPBU di Lampung, Putri Zulhas Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Prabowo Sentil Peramal Indonesia Kolaps: Hari Ini Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah

Berita Terbaru