Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkap langkah besar pemerintah melakukan efisiensi terhadap badan usaha milik negara (BUMN).

Dalam dua tahun pemerintahan yang dipimpinnya, sebanyak 290 BUMN yang dinilai tidak menguntungkan dan berkinerja buruk disebut telah ditutup.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Menurut Prabowo, penutupan ratusan BUMN tersebut telah memberikan penghematan bagi keuangan negara hingga sekitar Rp50 triliun.

“Demikian pemerintah telah menghemat Rp50 T dan pemerintah pada Desember 2026 nanti akan menutup lagi paling sedikit 700 BUMN. Nantinya tinggal 250 BUMN,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan

Prabowo mengatakan efisiensi tersebut diharapkan terus berlanjut. Pemerintah menargetkan penghematan hingga Rp100 triliun, terutama dari biaya rutin seperti gaji direksi dan komisaris.

“Penghematan di berbagai bidang tiap tahun mendekati Rp300 T,” ujarnya.

Dana hasil efisiensi tersebut, lanjut Prabowo, akan dialihkan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan anggaran yang tersedia lebih banyak diarahkan untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga :  DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Prabowo juga menegaskan pemerintahannya tidak ingin terlalu bergantung pada pinjaman luar negeri.

Menurut dia, investasi dari luar negeri tetap terbuka, tetapi pemerintah akan berhati-hati jika harus mengambil utang.

“Ajak investasi boleh. Kalau kita mau pinjam uang ambil yang bunganya sekecil mungkin,” tegasnya.

Dia bahkan menyebut Menteri Keuangan sempat mendapat tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF).

Namun, tawaran tersebut disebut ditolak karena Indonesia masih mampu menjalankan pemerintahan tanpa tambahan pinjaman.

“Indonesia masih mampu,” kata Prabowo. (*)

Berita Terkait

Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan
Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU
Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan
Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih
Wabup Azwar Hadi Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Lamtim Promosikan Perhutanan Sosial
Tinjau Perkebunan SGC di Lampung, Amran Optimistis Produksi Gula Nasional Naik
DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA
Prabowo Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Akhir 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WIB

Prabowo Ungkap Rencana Tutup 700 BUMN, Target Hemat Rp100 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 12:46 WIB

Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pukul Kentongan, Prabowo Resmi Tutup Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:51 WIB

Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru