JAKARTA – DPR RI menyetujui 11 calon hakim agung dan tiga calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung (MA).
Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).
Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan laporan hasil uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap 14 calon hakim MA.
Uji kelayakan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni Rabu (12/8/2026) dan Kamis (13/8/2026).
Habiburokhman mengatakan, Komisi III DPR RI telah mendengar pandangan dari delapan fraksi sebelum mengambil keputusan.
“Setelah mendengar pandangan dari delapan fraksi yang ada di Komisi III DPR RI, telah menyepakati untuk menyetujui seluruh calon hakim agung dan hakim ad hoc di MA tahun 2026, yaitu 11 calon hakim agung dan tiga calon hakim ad hoc di MA,” kata Habiburokhman.
Selanjutnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat meminta persetujuan anggota dewan atas laporan Komisi III tersebut.
“Apakah laporan Komisi III DPR RI atas hasil uji kelayakan calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung tahun 2026 tersebut dapat disetujui?” tanya Dasco.
“Setuju,” jawab anggota DPR yang hadir.
Dengan demikian, sebanyak 14 calon hakim dinyatakan mendapat persetujuan DPR untuk mengisi posisi hakim agung dan hakim ad hoc di MA.
Berikut daftar calon hakim yang disetujui DPR:
Kamar Pidana
1. Syamsul Arief — Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA.
2. Sugiyanto — Sekretaris Mahkamah Agung.
3. Sudharmawatiningsih — Panitera Mahkamah Agung.
4. Dhifla Wiyani — Advokat pada Kantor DW & Partners.
Kamar Perdata
5. Sobandi — Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung.
6. Nurmaningsih — Notaris pada Kantor Nurmaningsih.
Kamar Agama
7. Musthofa — Panitera Muda Perdata Agama Mahkamah Agung.
8. Mamat Ruhimat — Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung.
Kamar Tata Usaha Negara (Pajak)
9. Maftuh Effendi — Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara Mahkamah Agung.
10. Hari Sih Advianto — Hakim Pengadilan Pajak.
11. Yeheskiel Minggus — Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Hakim Ad Hoc HAM
12. Edwin Partogi Pasaribu — Advokat pada UHP Law Firm.
13. Roki Panjaitan — Purna Bakti Ketua Pengadilan Tinggi Tanjung Karang.
Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi
14. Letkol Chk Sudiyo — Hakim pada Pengadilan Militer I-04 Palembang. (*)















