Prabowo Targetkan 30 Ribu Kopdes Merah Putih Beroperasi Akhir 2026

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan 30.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir 2026.

Prabowo mengungkapkan, hingga saat ini pemerintah telah mendirikan sekitar 10.000 Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.300 koperasi disebut telah beroperasi secara optimal.

“Target kita akhir tahun 2026 harus 30 ribu Koperasi Merah Putih berdiri dan beroperasi dengan baik,” kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Prabowo, keberadaan Kopdes Merah Putih menjadi tonggak baru dalam sejarah perekonomian Indonesia. Koperasi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi negara dalam mengendalikan rantai pasok sekaligus melindungi masyarakat dari praktik permainan pasar.

Baca Juga :  Usai Dicopot Prabowo, Purbaya: Mau Pulang dan Mancing di Belakang Rumah

“Dengan koperasi Merah Putih ini, untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, dari sejak kita menerima kedaulatan, untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri, sehingga tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar,” ujarnya.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak bersikap anti-pasar. Namun, ia menilai mekanisme pasar tetap memiliki celah untuk dimanipulasi apabila tidak ada intervensi dan perlindungan terhadap masyarakat.

Karena itu, menurut dia, pemberdayaan dan penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi menjadi langkah yang penting.

Baca Juga :  Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Selain memperkuat rantai pasok, pemerintah juga berencana menyalurkan seluruh barang bersubsidi secara terpusat melalui Kopdes Merah Putih.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk memastikan barang subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan tidak disalahgunakan sebagai komoditas perdagangan untuk mencari keuntungan pribadi.

“Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan. Subsidi adalah uang rakyat, barang yang disubsidi, disubsidi oleh uang rakyat, untuk rakyat, dan bukan dagangan,” tegas Prabowo. (*)

Berita Terkait

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah
Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan
Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Syaratnya Harus Satu Suara
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Jumat, 25 September 2026 - 19:57 WIB

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB