Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VLADIVOSTOK – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok, Federasi Rusia, Rabu (2/9/2026).

Kedatangan tersebut menjadi bagian dari agenda Presiden menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU).

Prabowo hadir dalam forum ekonomi internasional tersebut sebagai tamu kehormatan utama atas undangan khusus Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin.

Presiden tiba di Vladivostok sekitar pukul 10.45 waktu setempat. Di bandara, kedatangan Prabowo disambut Vice Governor of Primorye Region Said Yusupov dan Minister of Foreign Relations of Vladivostok Konstantin Sidorenko.

Selain itu, Presiden juga disambut Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Jose Antonio Morato Tavares, Atase Pertahanan KBRI Moskow Marsma TNI Budi Susilo, serta Konsul Kehormatan RI di Vladivostok Anton Zubkho.

Baca Juga :  Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF ke-11 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan Rusia.

Kerja sama kedua negara terus berkembang, tidak hanya dalam hubungan diplomatik, tetapi juga mencakup sektor ekonomi dan perdagangan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah agenda strategis berpotensi menjadi perhatian, terutama terkait ekonomi, perdagangan, investasi, serta peluang kerja sama di berbagai sektor potensial.

Kehadiran Prabowo di Vladivostok juga melanjutkan kiprah Indonesia dalam forum ekonomi internasional di Rusia.

Sebelumnya, pada 2025, Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF).

Kunjungan kali ini sekaligus menunjukkan upaya Indonesia memperluas jejaring kerja sama ekonomi dengan Rusia di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga :  TKD Rp599,2 Triliun Mengalir, Gaji 5,3 Juta ASN hingga Dana Desa Terbiayai

Sebelum bertolak ke Rusia, Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/9) pukul 23.20 WIB.

Sejumlah menteri turut mendampingi Presiden dalam penerbangan tersebut. Mereka antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Turut dalam rombongan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kehadiran Prabowo di EEF ke-11 diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi peningkatan kerja sama Indonesia-Rusia, khususnya dalam perdagangan dan investasi. (*)

Berita Terkait

KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP: Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi
KMP Batu Mandi Terbakar Saat Menyeberang ke Merak, Penumpang Dievakuasi
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Mantan KSAD Subagyo HS di Mabesad
98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing
Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla
Dudung Tegaskan Karhutla Ditangani Masif: Jangan Termakan Isu Pemerintah Diam
Wagub Jihan Tinjau Langsung Kebakaran TPS di Lampung Tengah
Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB Guterres di Hambalang
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:56 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP: Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:12 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar Saat Menyeberang ke Merak, Penumpang Dievakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Almarhum Mantan KSAD Subagyo HS di Mabesad

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:16 WIB

Dudung Tegaskan Karhutla Ditangani Masif: Jangan Termakan Isu Pemerintah Diam

Berita Terbaru