Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi hasil AI.

Gambar ilustrasi hasil AI.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Permintaan masker di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengalami peningkatan sejak Minggu (6/9/2026). Kondisi tersebut terjadi setelah wilayah setempat terdampak hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK).

Pantauan hingga Senin (7/9/2026) pagi, harga masker di pasaran mulai naik. Sejumlah pedagang memperkirakan harga akan terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan jika tingginya permintaan terus berlangsung.

Masker jenis duckbill menjadi salah satu yang paling banyak dicari warga, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Baca Juga :  Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031

Masker tersebut umumnya dijual dalam kemasan isi 50 pcs per kotak dengan kisaran harga Rp20.000 hingga Rp125.000, tergantung merek dan kondisi pasar.

Sementara itu, masker bedah isi 50 pcs per kotak dibanderol sekitar Rp25.000 hingga Rp55.000.

Meningkatnya permintaan juga mulai memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan stok. Warga menduga masker berpotensi mengalami kekosongan apabila pembelian terus meningkat.

“Kekosongan stok masker ini bisa saja terjadi, karena banyaknya permintaan dari pembeli,” ujar Mirwan, warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Baca Juga :  Patok Tapal Batas Dipasang, Polemik Wilayah Dua Desa di Lampura Diharapkan Tuntas

Hal senada disampaikan Zahra. Ia mengaku membutuhkan masker untuk menunjang aktivitas sekolah, meskipun dalam beberapa hari kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan secara daring.

Menurutnya, sejumlah apotek mulai kehabisan stok masker. Kondisi itu membuatnya memilih membeli secara online karena harga yang ditawarkan masih relatif normal.

“Di apotek sudah banyak kosong, harga juga mahal. Jadi pesan online, harga masih normal sekitar Rp20 ribuan satu box masker jenis duckbill,” jelas Zahra. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online
Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda
HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan
FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal
Ratusan Pelajar Adu Disiplin dan Kekompakan di Lomba PBB HUT RI ke-81 Lampura
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:14 WIB

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB