BMKG Prediksi Hujan Turun di Wilayah Terdampak Abu Anak Krakatau 9-12 September

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada 9-12 September 2026.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengatakan, potensi hujan tersebut telah terpantau melalui perkembangan kondisi atmosfer dalam beberapa hari ke depan.

“Kami sudah memantau bahwa kira-kira di tanggal 9 hingga 12 September 2026 ini akan ada potensi awan dan juga turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, khususnya di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” kata Teuku dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026).

Baca Juga :  Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan

Menurut Teuku, turunnya hujan di wilayah terdampak berpotensi membantu mengurangi dampak sebaran abu vulkanik.

Untuk meningkatkan potensi hujan, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memperkuat kondisi tersebut melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Untuk itu, nanti akan kami pertebal dengan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) bersama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan untuk lokasi bandaranya akan kami bahas setelah ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Usai Dicopot Prabowo, Purbaya: Mau Pulang dan Mancing di Belakang Rumah

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan pihaknya berencana memulai pelaksanaan OMC pada Senin (7/9/2026), setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mengalami penurunan.

“Hari ini, mudah-mudahan bisa. Karena Kertajati di Majalengka sudah kebuka. Jadi kita mungkin nanti dari situ,” ujar Suharyanto.

Pelaksanaan OMC tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi dampak sebaran abu vulkanik, terutama terhadap wilayah dan aktivitas penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (*)

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026
Prabowo Janji Dana Daerah Bakal Lebih Besar, Bupati dan Gubernur Tak Perlu Khawatir
Prabowo Siapkan Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga, Petani hingga Nelayan Jadi Sasaran
Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar
Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan
Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Sebut Hasil Kerja Menteri Membanggakan
Menkomdigi Tegaskan Tak Batasi Informasi Karhutla di Medsos
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Prabowo Janji Dana Daerah Bakal Lebih Besar, Bupati dan Gubernur Tak Perlu Khawatir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Prabowo Siapkan Rp 400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga, Petani hingga Nelayan Jadi Sasaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Prabowo Respons Downgrade MSCI, Tegaskan Indonesia Tak Gentar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Prabowo Akan Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Sebut Pembakaran sebagai Terorisme Lingkungan

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB