Erupsi GAK Mereda, Damkarmat Bandar Lampung Terus Bersihkan Sisa Abu Vulkanik

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Damkarmat Bandar Lampung lakukan pembersihan rutin sisa abu vulkanik di sejumlah jalan perkotaan, areal permukiman warga dan sekolah-sekolah, Senin (14/9/2026). Foto Ist

Damkarmat Bandar Lampung lakukan pembersihan rutin sisa abu vulkanik di sejumlah jalan perkotaan, areal permukiman warga dan sekolah-sekolah, Senin (14/9/2026). Foto Ist

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai mereda. Namun, jejak abu vulkanik yang ditinggalkan belum sepenuhnya hilang dari wilayah Bandar Lampung.

Kondisi tersebut membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung terus bergerak melakukan pembersihan.

Penyemprotan dilakukan di sejumlah lokasi yang masih terdapat sisa abu vulkanik, mulai dari jalan, bangunan, fasilitas umum, lingkungan permukiman hingga sekolah.

Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya mitigasi dan antisipasi. Terlebih, memasuki musim kemarau, abu vulkanik yang mengering berpotensi kembali beterbangan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pembersihan tetap dilakukan meski intensitas aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai mengalami penurunan.

“Hingga hari ini, kami terus melakukan kegiatan pembersihan sisa abu vulkanik pascaerupsi GAK, mulai dari sekolah serta jalan-jalan lingkungan maupun protokol,” ujar Anthoni, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :  Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan

Menurut Anthoni, penyemprotan tersebut merupakan bagian dari mitigasi sekaligus langkah antisipasi terhadap dampak erupsi. Apalagi, Gunung Anak Krakatau hingga kini masih berstatus Level III atau Siaga.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan untuk meminimalisir paparan debu yang tertinggal di atap rumah maupun yang masih menempel di bangunan, serta untuk antisipasi kondisi GAK yang saat ini masih berstatus Siaga 3,” tuturnya.

Ia menjelaskan, menurunnya intensitas erupsi tidak serta-merta membuat dampaknya ikut menghilang. Di sejumlah titik, sisa abu vulkanik masih terlihat dan perlu segera dibersihkan.

“Intensitasnya memang sudah berkurang, tetapi dampaknya masih ada. Karena itu kami tetap melakukan penyemprotan sebagai langkah antisipasi dan untuk meminimalisir debu di lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses pembersihan, Damkarmat mengerahkan 40 personel dan 11 armada setiap hari. Petugas menyasar jalan raya, jalan lingkungan, sekolah, perkantoran, fasilitas umum hingga kawasan permukiman yang masih ditemukan sisa abu vulkanik.

Baca Juga :  Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Pembersihan tersebut bukan semata untuk mengembalikan kebersihan lingkungan. Penyemprotan juga dilakukan untuk mencegah abu yang mengering kembali beterbangan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Anthoni memastikan kegiatan pembersihan akan terus berlanjut selama sisa abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah Bandar Lampung.

“Kami masih terus melakukan pembersihan di sejumlah lokasi. Ini sebagai bentuk antisipasi karena status Gunung Anak Krakatau masih Siaga 3 dan belum dicabut,” katanya.

Damkarmat berharap langkah tersebut dapat membantu mengurangi paparan debu vulkanik sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat, di tengah aktivitas GAK yang masih berstatus Siaga. (*)

 

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Berita Terbaru

Kondisi terkini TPA Bakung, Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Okt 2026 - 20:06 WIB