Tekan Inflasi, Disperindag Lampura Gelar Penetrasi Pasar Murah di Sejumlah Pasar Tradisional

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Penetrasi Pasar di Terminal Pasar Pagi Kotabumi diserbu warga, Rabu (10/6/2026).

Gerakan Penetrasi Pasar di Terminal Pasar Pagi Kotabumi diserbu warga, Rabu (10/6/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) resmi menggelar Gerakan Penetrasi Pasar sepanjang Juni 2026 sebagai upaya mengendalikan inflasi daerah sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini dimulai pada Rabu (10/6/2026) di Terminal Pasar Pagi, Kotabumi. Program tersebut merupakan inisiatif Pemkab Lampura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Selain di Terminal Pasar Pagi, kegiatan penetrasi pasar juga akan digelar di sejumlah pasar tradisional lainnya, yakni Pasar Sentral Kotabumi pada 11 Juni, Pasar Propau pada 12 Juni, Pasar Madukoro/Manggris pada 17 Juni, Pasar Kamis Negara Ratu pada 18 Juni, dan Pasar Bukit Kemuning pada 23 Juni 2026.

Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh sejumlah bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Matangkan Ukom Eselon II, BKPSDM Masih Koordinasi dengan BKN

Beberapa komoditas yang menjadi fokus utama antara lain minyak goreng kemasan 1.000 ml yang biasanya dijual Rp21.000 per liter menjadi Rp15.500, gula pasir 1 kilogram dari Rp18.000 menjadi Rp17.500, serta beras SPHP kemasan 5 kilogram dari Rp60.000 menjadi Rp58.000.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Lampura, Hendri, mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Menurutnya, program penetrasi pasar tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membeli bahan pokok secara berlebihan agar seluruh warga dapat merasakan manfaat program ini. Belilah sesuai kebutuhan,” ujar Hendri.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Frans Tanada, mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan hari pertama pihaknya menyediakan minyak goreng sebanyak 33 dus, beras 50 karung, dan gula pasir sebanyak dua dus.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Ia menambahkan, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan Perum Bulog yang selama ini menjadi mitra Disperindag dalam penyediaan bahan pokok bagi masyarakat.

“Bulog memiliki peran penting sebagai mitra kami dalam memasok kebutuhan bahan pokok. Tujuannya sama, yakni membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Frans.

Kehadiran program penetrasi pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Ela, warga yang mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

Menurutnya, harga bahan pokok yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran sehingga sangat meringankan beban rumah tangga.

“Adanya kegiatan ini sangat membantu, apalagi bagi ibu rumah tangga. Karena harganya lumayan jauh dari harga pasaran,” ungkap Ela. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Prabowo Terima KTA NU Seumur Hidup di Penutupan Muktamar ke-35
Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 11:13 WIB

Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB