Jebak Korban via MiChat, Komplotan Begal Bersenjata di Lampura Dibekuk Satreskrim

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Aksi komplotan begal yang diduga telah berulang kali beraksi di wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) akhirnya berhasil dihentikan aparat kepolisian. Tim Satreskrim Polres Lampura meringkus empat pelaku yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga. Mereka diduga menjebak korban melalui aplikasi MiChat sebelum melakukan aksi perampasan dengan ancaman senjata.

Empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AH (30), SP (31), MI (35), dan SC (19). Keempatnya ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa (21/7/2026) malam setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan korban yang kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan hingga keberadaan para pelaku berhasil diketahui.

“Keempat pelaku berhasil diamankan di lokasi yang berbeda setelah tim memperoleh informasi mengenai keberadaan mereka,” ujar Ivan, Kamis (23/7/2026).

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa seluruh pelaku masih memiliki hubungan keluarga. Dalam komplotan tersebut terdapat pasangan suami istri, sementara dua pelaku lainnya masih memiliki hubungan saudara.

Baca Juga :  Empat Paket Sabu Nyelip di Jaket, Pria 25 Tahun Diciduk Polisi

“Benar, mereka masih satu keluarga. Ada yang suami istri dan lainnya merupakan saudara,” jelasnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, para pelaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan aplikasi MiChat untuk mencari calon korban. Setelah korban sepakat bertemu dengan seorang perempuan, pelaku kemudian menjalankan skenario yang telah disiapkan. Bahkan salah satu pelaku mengaku anggota Resmob.

Salah satu kasus yang berhasil diungkap terjadi pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Talang Bojong, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi.

Korban berinisial DR awalnya berkenalan dengan seorang perempuan melalui aplikasi MiChat. Setelah bertemu, korban diminta mengantarkan perempuan tersebut pulang. Namun di tengah perjalanan, beberapa pelaku menghadang dan mengaku sebagai kakak dari perempuan itu.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Anak Dua Kali, Pria 28 Tahun di Bandar Lampung Diciduk Polisi

Dengan menodongkan benda yang diduga merupakan airsoft gun, para pelaku memaksa korban masuk ke dalam mobil. Sementara sepeda motor Honda BeAT milik korban dibawa kabur. Selain kendaraan, korban juga kehilangan KTP dan sebuah helm.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit Toyota Avanza BE 1435 KY yang digunakan saat beraksi, satu pucuk benda menyerupai pistol, empat unit telepon genggam, KTP milik korban, serta sebuah helm.

“Kami masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan tersebut hingga tuntas,” pungkas AKP Ivan Roland Cristofel.

Keempat pelaku dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Polisi masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain maupun lokasi-lokasi lain yang menjadi sasaran aksi komplotan begal keluarga tersebut. (*)

Berita Terkait

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta
Solar Subsidi Ditimbun Tengah Malam, Polisi Sita 525 Liter di Pesawaran
Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
Diduga Cabuli Anak Dua Kali, Pria 28 Tahun di Bandar Lampung Diciduk Polisi
Empat Paket Sabu Nyelip di Jaket, Pria 25 Tahun Diciduk Polisi
Berita ini 286 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Solar Subsidi Ditimbun Tengah Malam, Polisi Sita 525 Liter di Pesawaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Senin, 28 September 2026 - 19:48 WIB

Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Lamtim Genjot Aktivasi IKD, Bansos Harus Tepat Sasaran

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:54 WIB