Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Lamtim Siagakan Personel dan Perkuat Sinergi Lintas Instansi

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, SUKADANA – Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Polres Lampung Timur (Lamtim) menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan di Lapangan Satya Haprabu Mapolres Lamtim, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan untuk memperkuat kesiapan menghadapi potensi kebakaran.

Apel dipimpin langsung Kapolres Lamtim AKBP Yuliansyah dan dihadiri Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Kepala BPBD M. Ridwan, perwakilan TNI, Brimob, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam amanatnya, AKBP Yuliansyah menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata memastikan seluruh personel dan instansi terkait siap bergerak cepat ketika ditemukan titik panas maupun titik api di wilayah Lamtim.

“Apel ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi memastikan kita sudah siap apabila ada titik panas ataupun titik api di wilayah Lamtim. Ketika ada laporan dari aplikasi SIPONGI maupun laporan masyarakat, seluruh personel sudah tahu harus berbuat apa, menghubungi siapa, dan melapor kepada siapa,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Pemerintah Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit dan Petugas dalam Penanganan Karhutla

Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat risiko kebakaran meningkat akibat musim kemarau. Ia menjelaskan, mulai menguningnya rumput menjadi indikator berkurangnya curah hujan yang berpotensi memicu munculnya titik api.

Kapolres juga menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan agenda nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri, Polda, hingga Polres dan Polsek di daerah-daerah yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan.

AKBP Yuliansyah mengingatkan bahwa kebakaran dapat dipicu oleh faktor alam maupun ulah manusia. Karena itu, selain meningkatkan kemampuan pemadaman, upaya pencegahan harus menjadi fokus utama.

Ia meminta para Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain membahayakan lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum.

Baca Juga :  Uang Palsu Rp980 Juta Diduga untuk Danai Demo 28 Oktober, Polda Lampung Buru Jaringan

“Jangan lagi membuka lahan dengan cara membakar. Ada ancaman pidananya. Jangan sampai terjadi kebakaran besar yang menimbulkan kerugian, baik terhadap lingkungan, masyarakat, maupun akibat kabut asap yang dapat meluas hingga ke daerah lain,” ujarnya.

Kapolres berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat sehingga potensi Karhutla di Lamtim dapat dicegah sejak dini. Ia menegaskan, keberhasilan penanganan tidak hanya diukur dari cepatnya proses pemadaman, tetapi juga dari keberhasilan mencegah kebakaran sebelum terjadi.

“Yang pertama kita harus siap melakukan pemadaman, dan yang kedua yang lebih penting adalah melakukan pencegahan. Jika dua hal itu bisa kita lakukan dengan baik, maka kehadiran kita benar-benar memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Uang Palsu Rp980 Juta Diduga untuk Danai Demo 28 Oktober, Polda Lampung Buru Jaringan
Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Budiyono Soroti Risiko Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan, Ini Lima Prinsip Perlindungannya
Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Mengaku Jadi Korban
Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta
Solar Subsidi Ditimbun Tengah Malam, Polisi Sita 525 Liter di Pesawaran
Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:05 WIB

Uang Palsu Rp980 Juta Diduga untuk Danai Demo 28 Oktober, Polda Lampung Buru Jaringan

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Selasa, 3 November 2026 - 18:26 WIB

Budiyono Soroti Risiko Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan, Ini Lima Prinsip Perlindungannya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Mengaku Jadi Korban

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta

Berita Terbaru