Bareskrim: 95 Korporasi Masuk Tahap Penyelidikan-Penyidikan Terkait Karhutla

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digenjot Bareskrim Polri. Hingga 16 September 2026, sebanyak 219 perkara telah ditangani dengan 162 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Selain pelaku perorangan, polisi juga tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap 95 korporasi yang diduga berkaitan dengan perkara karhutla.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan, ratusan perkara tersebut tersebar di 12 polda.

“Proses penyelidikan dan penyidikan per 16 September yang telah kami lakukan bahwa kami telah menangani 219 perkara yang mana perkara tersebut tersebar pada masing-masing polda,” ujar Irhamni dalam konferensi pers Penanggulangan Karhutla di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Polda Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan penanganan perkara terbanyak, yakni 65 kasus. Berikutnya Polda Riau 57 kasus, Polda Kalimantan Tengah 25 kasus, Polda Sumatera Selatan 24 kasus, Polda Kalimantan Timur 16 kasus, Polda Jambi 14 kasus, dan Polda Kalimantan Selatan sembilan kasus.

Baca Juga :  Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan

Sementara itu, Polda Aceh menangani dua kasus, Polda Kalimantan Utara dua kasus, Polda Lampung dua kasus, Polda Sulawesi Selatan satu kasus, dan Polda Sulawesi Tengah dua kasus.

Dari 219 perkara tersebut, sebanyak 54 perkara masih dalam tahap penyelidikan, sedangkan 116 perkara telah naik ke tahap penyidikan.

Dari penanganan perkara itu, polisi telah menetapkan 162 orang sebagai tersangka. Irhamni menegaskan, angka tersebut merupakan pertanggungjawaban pidana secara perorangan.

“Kemudian dari total kasus tersebut, yang sudah ditetapkan tersangka adalah 162 orang, ini pertanggungjawaban pidana secara perorangan,” katanya.

Tak hanya individu, Polri juga menyasar korporasi yang diduga berkaitan dengan kasus karhutla. Hingga 16 September, terdapat 95 korporasi yang masuk dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Sebarannya meliputi Polda Kalimantan Barat sebanyak 33 korporasi, Kalimantan Tengah 14, Sumatera Selatan 16, Kalimantan Selatan 10, Kalimantan Timur tujuh, Riau enam, Kalimantan Utara tiga, Jambi dua, Lampung tiga, dan Bangka Belitung satu korporasi.

Baca Juga :  Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

“Kami juga melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap korporasi, sehingga total 95 korporasi,” jelas Irhamni.

Namun, polisi belum merinci berapa dari 95 korporasi tersebut yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Nama-nama korporasi yang sedang diproses juga belum diumumkan.

Irhamni mengatakan jumlah perkara masih berpotensi bertambah. Penanganan kasus dilakukan berdasarkan temuan titik api yang kemudian ditelusuri untuk menentukan lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami dari penegakan hukum tentunya berusaha keras untuk mengungkap siapa pelaku pembakaran karena peristiwa pidana ini tentunya sudah terjadi yang merugikan masyarakat, baik yang dilakukan oleh individu atau perorangan serta korporasi,” tegasnya.

Polri, lanjut Irhamni, akan tetap melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam karhutla, baik individu maupun korporasi. (*)

Berita Terkait

Kuota Solar Lampung Diprediksi Habis 24 November, Pertalite 18 Desember jika Tak Ditambah
639 Hektare Karhutla Masih Dipadamkan, Prabowo Perintahkan Penanganan Diperkuat
Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda, Yustan Alpiani Resmi Jabat Kapolda Lampung
Antrean BBM Mengular, Satpol PP Lampung Turun Bantu Pertamina Cek STNK
Antrean BBM Mengular, Tambahan Kuota Subsidi Lampung Masih Dikaji BPH Migas
TKD Rp599,2 Triliun Mengalir, Gaji 5,3 Juta ASN hingga Dana Desa Terbiayai
Sidak Dua SPBU di Lampung, Putri Zulhas Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular
Prabowo Sentil Peramal Indonesia Kolaps: Hari Ini Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Kuota Solar Lampung Diprediksi Habis 24 November, Pertalite 18 Desember jika Tak Ditambah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

639 Hektare Karhutla Masih Dipadamkan, Prabowo Perintahkan Penanganan Diperkuat

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda, Yustan Alpiani Resmi Jabat Kapolda Lampung

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Antrean BBM Mengular, Satpol PP Lampung Turun Bantu Pertamina Cek STNK

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Antrean BBM Mengular, Tambahan Kuota Subsidi Lampung Masih Dikaji BPH Migas

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target

Senin, 12 Okt 2026 - 19:35 WIB