LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Halaman Mapolres Lampung Utara saat 393 jemaah haji asal Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang tergabung dalam Kloter JKG 15 tiba dengan selamat pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 11.03 WIB.
Tangis bahagia keluarga pecah saat menyambut para tamu Allah yang kembali ke tanah air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.
Rombongan jemaah diterbangkan langsung dari Jeddah menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setibanya di Indonesia, para jemaah terlebih dahulu menuju Asrama Haji Rajabasa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, pengecekan barang bawaan, serta menerima konsumsi sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lampura.
Kedatangan para jemaah disambut langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lampura Romli bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lampura, Kepala Kementerian Agama Lampura, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Romli menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji dan hajah yang mabrur dan mabruroh, serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tiga jemaah haji asal Lampura di Tanah Suci, yakni almarhumah Sugiarti Karta Prawira (69), almarhumah Surtiyah Sanusi Tayem (85), dan almarhum Ayub Bakri Warta (72).
“Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ucapnya.
Kepada para jemaah yang telah kembali ke tanah air, Wabup berpesan agar nilai-nilai dan hikmah ibadah haji terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Para haji dan hajah diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, memperkuat keimanan, menjaga persatuan, aktif dalam kegiatan keagamaan, serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Lampura,” katanya.
Ia juga mengajak para jemaah untuk menjadi pribadi yang membawa kesejukan, manfaat, dan keberkahan bagi sesama, sebagaimana air zamzam yang menyejukkan jiwa dan raga.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampura, Feryza Agung, menjelaskan bahwa jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi akibat sakit dan faktor usia dimakamkan di Tanah Suci dan tidak dipulangkan ke Indonesia.
Menurut Feryza, jumlah calon jemaah haji asal Lampura yang diberangkatkan dalam Kloter JKG 15 sebanyak 398 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 393 jemaah telah kembali ke tanah air.
“Tiga orang jemaah wafat di Tanah Suci, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki. Sementara itu, satu jemaah atas nama Ida Suryani masih menjalani perawatan di Rumah Sakit An-Nur, Arab Saudi. Sedangkan satu jemaah lainnya dinyatakan tidak layak terbang dari Embarkasi Rajabasa karena faktor kesehatan,” jelasnya.
Feryza mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan jemaah asal Lampura, berlangsung lancar.
“Alhamdulillah, hari ini jemaah haji telah kembali dan kami serahkan kepada keluarga masing-masing,” pungkasnya.
Rasa syukur dan kebahagiaan juga dirasakan para jemaah yang baru tiba. Maryati (75), jemaah asal Isorejo Way Abung III, serta Putri (23), jemaah asal Kecamatan Bunga Mayang, mengaku terharu karena dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah menunaikan ibadah haji.
Keduanya juga mengungkapkan bahwa selama berada di Tanah Suci tidak mengalami kendala berarti, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan lancar. (*)
Editor: Furkon Ari
















