Gula dan Garam untuk MPASI, Seberapa Banyak Takaran yang Aman?

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2022 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi garam. Foto: Shutterstock

Ilustrasi garam. Foto: Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Dalam memenuhi nutrisi bayi, penting bagi ibu untuk menentukan bahan apa yang akan digunakan dalam MPASI. Selain itu, ibu biasanya ingin memasukkan gula dan garam untuk menambahkan rasa pada makanan bayi. Namun, apakah hal itu boleh dilakukan?

Dalam penjelasan di Instagram Story-nya, dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K), menjelaskan takaran gula dan garam yang aman sesuai dengan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Berikut penjelasan selengkapnya.

Takaran Gula dan Garam yang Aman untuk MPASI

Takaran Gula untuk MPASI

Penambahan gula dalam MPASI bertujuan untuk perkembangan pengenalan rasa pada bayi. Selain itu, gula tidak hanya memberikan rasa manis, tapi juga penting terhadap rasa makanan secara keseluruhan. Meskipun begitu, jumlahnya tidak boleh berlebihan, Moms.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-51 Gegana Lampung Gelar Fogging Rumah Warga di Bandar Lampung

Berdasarkan rekomendasi dari Codex Standard for Processes Cereal-based Foods for Infants and Young Children, penambahan sukrosa atau glukosa tidak boleh melebihi 5 gr / 100 kkal, sedangkan penambahan fruktosa tidak boleh melebihi 2,5 gr / 100 kkal.

Takaran Garam untuk MPASI

Sama halnya dengan gula, garam juga boleh ditambahkan pada MPASI asalkan jumlahnya tidak berlebihan. Hal itu perlu mempertimbangkan kebutuhan asupan harian natrium dan fungsi ginjal bayi yang belum sempurna.

National Health Service merekomendasikan takaran garam pada bayi usia 0 – 12 bulan adalah kurang dari 1 gr atau setara 0,4 gr natrium. Sementara itu, untuk anak usia 1 – 3 tahun dapat diberikan 2 gr per hari atau setara dengan 0,8 gr natrium. Takaran ini sesuai dengan kemampuan rata-rata lidah dalam menerima rasa asin.

Baca Juga :  Peduli Korban Bencana Sumatera, RMD Care Lampung dan Mapala Unila Pastikan Layanan Kesehatan Terpenuhi

Dr. Meta menyebut, dalam penelitian yang dilakukan IDAI, preferensi rasa asin pada bayi sudah muncul sejak usia 4 bulan dan menetap sampai usia 2 tahun. Maka jangan heran ya Moms, kalau bayi terkadang menolak MPASI yang disajikan. Mungkin saja dia tak suka dengan rasanya atau terlalu hambar.

Jadi boleh-boleh saja memberikan gula dan garam pada MPASI bayi dengan tujuan untuk mengenalkan rasa pada bayi dan meningkatkan nafsu makannya. Namun, cukup berikan sejumput atau sedikit saja agar tidak berisiko pada kesehatan bayi.

 

Red

 

Berita Terkait

Gubernur Lampung Targetkan Penguatan Layanan Forensik dan LASIK di RSUDAM
Peduli Korban Bencana Sumatera, RMD Care Lampung dan Mapala Unila Pastikan Layanan Kesehatan Terpenuhi
Jelang HUT ke-51 Gegana Lampung Gelar Fogging Rumah Warga di Bandar Lampung
Momentum Peringati HKN ke-61, Wagub Jihan Serukan Pemerataan Pelayanan Kesehatan
Percepat Deteksi Penyakit TBC, Dinkes Bandar Lampung Gunakan X-Ray Portabel
Wagub Lampung Dorong RSJ Lampung Tingkatkan Layanan dan Integritas
Kasus Keracunan Meningkat, Satgas MBG Catat 572 Data Kabupaten dan Kota di Lampung
RSUD Abdoel Moeloek Segera Laksanakan Program Fellowship Kardiologi Intervensi
Berita ini 175 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:49 WIB

Gubernur Lampung Targetkan Penguatan Layanan Forensik dan LASIK di RSUDAM

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:34 WIB

Peduli Korban Bencana Sumatera, RMD Care Lampung dan Mapala Unila Pastikan Layanan Kesehatan Terpenuhi

Selasa, 25 November 2025 - 20:06 WIB

Jelang HUT ke-51 Gegana Lampung Gelar Fogging Rumah Warga di Bandar Lampung

Rabu, 12 November 2025 - 21:35 WIB

Momentum Peringati HKN ke-61, Wagub Jihan Serukan Pemerataan Pelayanan Kesehatan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:31 WIB

Percepat Deteksi Penyakit TBC, Dinkes Bandar Lampung Gunakan X-Ray Portabel

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB