Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, SUKADANA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Ahmad Hanafiah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) resmi memulai proses Penilaian Akreditasi Paripurna oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS).

Penilaian yang berlangsung pada 28–29 Juli 2026 ini menjadi langkah penting dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien terus meningkat sesuai standar nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua DPRD Rida Rotul Aliyah, Rektor UNU Lampung Miftahiddin, Plt Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah Eva Susanti, jajaran kepala OPD terkait, organisasi profesi kesehatan, para kepala puskesmas, tenaga medis, serta tim surveior LAM-KPRS yang terdiri dari Ns. Benedikta Bawa Wintyas dan dr. Sri Kustiwatining.

Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim surveior yang akan melakukan penilaian terhadap standar mutu pelayanan rumah sakit.

Menurutnya, akreditasi bukan sekadar upaya meraih predikat tertinggi, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar

“Akreditasi Paripurna bukan sekadar mengejar nilai, tetapi bagaimana seluruh standar pelayanan benar-benar diterapkan. Pelayanan harus dilakukan dengan hati, penuh dedikasi, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujar Ela.

Bupati menegaskan, kehadiran tim surveior merupakan bentuk dukungan agar RSUD KH Ahmad Hanafiah terus melakukan pembenahan, baik dari sisi standar operasional, tata kelola, maupun peningkatan sarana dan prasarana.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk senantiasa mengedepankan budaya pelayanan prima melalui senyum, sapa, dan salam, serta memberikan pelayanan yang ramah kepada setiap pasien.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat merasa dilayani dengan baik. Dokter, perawat, dan seluruh jajaran rumah sakit harus memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Ela menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamtim berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit melalui penyediaan anggaran dan penguatan fasilitas kesehatan secara bertahap.

“Kami siap menerima kritik, saran, dan masukan demi perbaikan pelayanan kesehatan di Lamtim. Semoga hasil akreditasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan

Sementara itu, Plt Direktur RSUD KH Ahmad Hanafiah Eva Susanti mengatakan proses akreditasi merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh layanan rumah sakit telah memenuhi standar mutu dan keselamatan pasien.

Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pembenahan administrasi, pemenuhan standar operasional prosedur (SOP), hingga peningkatan kualitas pelayanan.

“Kami berharap proses survei berjalan lancar dan menjadi evaluasi bagi kami untuk terus berbenah sehingga RSUD KH Ahmad Hanafiah mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Lamtim,” ujarnya.

Melalui penilaian akreditasi ini, RSUD KH Ahmad Hanafiah diharapkan mampu meraih predikat Akreditasi Paripurna sekaligus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, berorientasi pada keselamatan pasien, serta memenuhi standar pelayanan rumah sakit di tingkat nasional. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya
Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta
Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan
Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres
Penelitian Ungkap Jahe Berpotensi Bantu Kendalikan Diabetes Tipe 2
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
Lobi Pemkab Lampura Berbuah Manis, RSUD Ryacudu Dapat Alkes Rp42 Miliar dan Dana Pengembangan Rp49 Miliar
Wagub Jihan Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Lampung Selatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:39 WIB

Menuju Akreditasi Paripurna, RSUD KH Ahmad Hanafiah Perkuat Mutu dan Keselamatan Pasien

Senin, 27 Juli 2026 - 09:51 WIB

Makan Satu Alpukat Sehari, Benarkah Baik untuk Jantung? Ini Temuan Terbarunya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:39 WIB

Tak Terlihat tapi Masuk ke Tubuh, Mikroplastik Kini Ditemukan di Plasenta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:32 WIB

Studi Ungkap Bahaya Makanan Ultra Proses bagi Kesehatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WIB

Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Berita Terbaru