Bupati Ela Paparkan KUA-PPAS 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, SUKADANA – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) yang digelar di Ruang Rapat Paripurna K.H. Ahmad Hanafiah, Senin (27/7/2026).

Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Lamtim Azwar Hadi, Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DPRD Lamtim, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Lamtim, Ketua Pengadilan Agama Lamtim, Sekretaris Daerah (Sekda) Rustam Effendi, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ela menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas sinergi yang terus terjalin dalam mengawal proses perencanaan dan penganggaran daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamtim, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat atas sinergi dan komitmen yang terus terjaga dalam mengawal proses perencanaan dan penganggaran demi kesejahteraan masyarakat Lamtim,” ujar Ela.

Ia menjelaskan, penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Dokumen tersebut juga merupakan penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Baca Juga :  IPR Naik, Lampung Didorong Perkuat Literasi dan Falsafah Piil Pesenggiri untuk Cegah Radikalisme

Mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur, Pemenuhan Layanan Dasar, dan Hilirisasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan Menuju Lampung Makmur dan Lestari”, Pemkab Lamtim menetapkan delapan prioritas pembangunan pada 2027, yakni peningkatan kemantapan infrastruktur dasar dan perkotaan strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi dan hilirisasi serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat dan desa serta peningkatan kapasitas BUMDes, penguatan nilai religi dan kebudayaan serta peningkatan ketenteraman dan ketertiban masyarakat, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pengendalian penduduk, serta peningkatan pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan bencana.

Menurut Bupati Ela, seluruh prioritas tersebut telah disusun selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dan Rencana Pembangunan Provinsi Lampung Tahun 2027 agar arah pembangunan daerah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Lampung.

“Seluruh kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan Kabupaten Lamtim Tahun 2027 akan diarahkan untuk mewujudkan visi daerah, yaitu Lamtim Makmur Menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Pada sektor pengelolaan keuangan daerah, Ela menjelaskan kebijakan belanja Tahun Anggaran 2027 diprioritaskan untuk memenuhi belanja wajib dan mengikat, belanja operasional, mandatory spending, alokasi pendidikan, pembangunan infrastruktur pelayanan publik, transfer ke desa, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, serta pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Peluang Besar Bioetanol, DPRD Minta Pemprov Lampung Siapkan Kawasan Industri Bioenergi

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,98 triliun, sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,04 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit anggaran sebesar Rp62,63 miliar.

Untuk menutup defisit tersebut, Pemkab Lamtim merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp132,5 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp32,5 miliar dan penerimaan pembiayaan utang daerah sebesar Rp100 miliar. Pembiayaan utang itu direncanakan untuk mendukung pengembangan RSUD KH. Ahmad Hanafiah Sukadana.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp69,86 miliar yang terdiri atas penyertaan modal daerah sebesar Rp5 miliar dan pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp64,86 miliar. Dengan demikian, pembiayaan netto sebesar Rp62,63 miliar akan digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Menutup penyampaiannya, Bupati Ela berharap pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan konstruktif melalui masukan dan saran dari DPRD sehingga dokumen tersebut segera disepakati sebagai dasar penyusunan APBD Kabupaten Lamtim Tahun Anggaran 2027.

“Kami berharap Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun 2027 ini dapat segera dibahas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan selanjutnya disepakati bersama sebagai pedoman penyusunan APBD Kabupaten Lamtim Tahun 2027,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus
Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi
Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung
Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program
Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal
Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:41 WIB

Bupati Ela Paparkan KUA-PPAS 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:46 WIB

Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:24 WIB

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:58 WIB

Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:13 WIB

Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi

Berita Terbaru