Pemkab Tubaba Luncurkan “Subsidi BAZNAS”, 60 UMKM Dapat Akses Modal Tanpa Agunan

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.

Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS”, sebuah program yang dirancang untuk memberikan pembiayaan lebih terjangkau sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Program hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tubaba, PT BPRS Tani Tubaba, dan Pemkab Tubaba itu diluncurkan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Selasa (8/9/2026), dan diresmikan Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah.

Nadirsyah mengatakan, program tersebut menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah daerah bersama BAZNAS dan BPRS Tani Tubaba dalam membuka akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

“Program pembiayaan ekonomi kerakyatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, BPRS Tani, dan BAZNAS. Melalui subsidi angsuran yang bersumber dari zakat para ASN di Kabupaten Tubaba, program ini hadir untuk memberikan akses permodalan yang terjangkau guna mendukung dan menggerakkan sektor usaha kecil,” ujar Nadirsyah.

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah maupun lembaga perbankan. Masyarakat, terutama para pelaku usaha, memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian.

Baca Juga :  Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri

Karena itu, Nadirsyah mengajak para penerima manfaat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh semangat dan komitmen. Ia mengingatkan filosofi NENEM, yakni Nemen yang berarti bekerja keras, Nedes atau pantang menyerah, serta Nerimo yang bermakna ikhlas.

“Membangun perekonomian daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau perbankan saja. Kunci utamanya ada pada semangat dan komitmen masyarakat pelaku usaha dengan memegang filosofi NENEM—Nemen, Nedes, dan Nerimo—agar roda ekonomi daerah dapat terus bergerak maju,” katanya.

Nadirsyah juga berharap modal yang diterima para penerima manfaat benar-benar digunakan secara optimal dan sesuai peruntukannya. Dengan begitu, usaha yang dijalankan dapat berkembang, semakin produktif, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

“Diharapkan pinjaman modal ini dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya sehingga usaha para penerima dapat berkembang pesat, sukses, dan mandiri secara ekonomi, yang pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba secara berkelanjutan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tubaba, H. Purwanto, menjelaskan bahwa Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan Tahun 2026 menyasar 60 pelaku UMKM yang tersebar di Kecamatan Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Tengah, dan Tumijajar.

Program tersebut memberikan pembiayaan tanpa agunan, dengan dukungan penjaminan dari Pemkab Tubaba. Masing-masing peserta mendapatkan subsidi angsuran sebesar Rp100.000 per bulan selama 12 bulan, dengan total alokasi subsidi mencapai Rp72 juta.

Baca Juga :  Kemenperin Dorong Hilirisasi Singkong di Lamtim, UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor

Purwanto menerangkan, dana subsidi tersebut bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) para ASN di lingkungan Pemkab Tubaba.

Pemanfaatan dana ZIS tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara produktif, terutama untuk memperkuat sektor usaha kecil dan membantu masyarakat mengembangkan usahanya.

“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha sekaligus menjadi salah satu upaya untuk memutus ketergantungan terhadap pinjaman rentenir maupun pinjaman ilegal (bank titil) yang dapat membebani pelaku usaha,” jelasnya.

Melalui program ini, Pemkab Tubaba bersama BAZNAS dan BPRS Tani Tubaba berharap para pelaku UMKM memiliki pilihan akses permodalan yang lebih aman, terjangkau, dan mendukung keberlangsungan usaha.

Penguatan usaha masyarakat tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba secara berkelanjutan.

Peluncuran Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS” turut dihadiri jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemkab Tubaba, Kepala BPRS Tani Tubaba, Camat Tulang Bawang Tengah, Kepalo Tiyuh Tirta Makmur, para penerima manfaat, serta tamu undangan. (*)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh
Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa
Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat
TWA Rawa Kandis Disiapkan Jadi Wisata Edukasi, Konservasi Tetap Jadi Prioritas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:34 WIB

Pemkab Tubaba Luncurkan “Subsidi BAZNAS”, 60 UMKM Dapat Akses Modal Tanpa Agunan

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Berita Terbaru