LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.
Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS”, sebuah program yang dirancang untuk memberikan pembiayaan lebih terjangkau sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Program hasil kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tubaba, PT BPRS Tani Tubaba, dan Pemkab Tubaba itu diluncurkan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Selasa (8/9/2026), dan diresmikan Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah.
Nadirsyah mengatakan, program tersebut menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah daerah bersama BAZNAS dan BPRS Tani Tubaba dalam membuka akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.
“Program pembiayaan ekonomi kerakyatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, BPRS Tani, dan BAZNAS. Melalui subsidi angsuran yang bersumber dari zakat para ASN di Kabupaten Tubaba, program ini hadir untuk memberikan akses permodalan yang terjangkau guna mendukung dan menggerakkan sektor usaha kecil,” ujar Nadirsyah.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah maupun lembaga perbankan. Masyarakat, terutama para pelaku usaha, memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian.
Karena itu, Nadirsyah mengajak para penerima manfaat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh semangat dan komitmen. Ia mengingatkan filosofi NENEM, yakni Nemen yang berarti bekerja keras, Nedes atau pantang menyerah, serta Nerimo yang bermakna ikhlas.
“Membangun perekonomian daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau perbankan saja. Kunci utamanya ada pada semangat dan komitmen masyarakat pelaku usaha dengan memegang filosofi NENEM—Nemen, Nedes, dan Nerimo—agar roda ekonomi daerah dapat terus bergerak maju,” katanya.
Nadirsyah juga berharap modal yang diterima para penerima manfaat benar-benar digunakan secara optimal dan sesuai peruntukannya. Dengan begitu, usaha yang dijalankan dapat berkembang, semakin produktif, sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
“Diharapkan pinjaman modal ini dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya sehingga usaha para penerima dapat berkembang pesat, sukses, dan mandiri secara ekonomi, yang pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba secara berkelanjutan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tubaba, H. Purwanto, menjelaskan bahwa Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan Tahun 2026 menyasar 60 pelaku UMKM yang tersebar di Kecamatan Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Tengah, dan Tumijajar.
Program tersebut memberikan pembiayaan tanpa agunan, dengan dukungan penjaminan dari Pemkab Tubaba. Masing-masing peserta mendapatkan subsidi angsuran sebesar Rp100.000 per bulan selama 12 bulan, dengan total alokasi subsidi mencapai Rp72 juta.
Purwanto menerangkan, dana subsidi tersebut bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) para ASN di lingkungan Pemkab Tubaba.
Pemanfaatan dana ZIS tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara produktif, terutama untuk memperkuat sektor usaha kecil dan membantu masyarakat mengembangkan usahanya.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha sekaligus menjadi salah satu upaya untuk memutus ketergantungan terhadap pinjaman rentenir maupun pinjaman ilegal (bank titil) yang dapat membebani pelaku usaha,” jelasnya.
Melalui program ini, Pemkab Tubaba bersama BAZNAS dan BPRS Tani Tubaba berharap para pelaku UMKM memiliki pilihan akses permodalan yang lebih aman, terjangkau, dan mendukung keberlangsungan usaha.
Penguatan usaha masyarakat tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan penerima manfaat, tetapi juga ikut menggerakkan roda perekonomian dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tubaba secara berkelanjutan.
Peluncuran Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS” turut dihadiri jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemkab Tubaba, Kepala BPRS Tani Tubaba, Camat Tulang Bawang Tengah, Kepalo Tiyuh Tirta Makmur, para penerima manfaat, serta tamu undangan. (*)
















