LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mulai tancap gas menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026. Melalui rapat kerja bersama pengurus cabang olahraga (cabor), Senin (13/4/2026), langkah strategis langsung digulirkan mulai dari pemantapan persiapan hingga ekspansi kekuatan organisasi.
Tak sekadar rapat rutin, forum ini menjadi titik balik konsolidasi besar. KONI Lampura resmi mengesahkan enam cabang olahraga baru, mempertegas komitmen dalam membangun fondasi prestasi yang lebih kokoh.
Dengan tambahan tersebut, total cabor kini mencapai 36, membuka ruang pembinaan atlet yang lebih luas, sistematis, dan berkelanjutan.
Enam cabor yang resmi bergabung yakni Pordasi, POBSI, PABSI, PABERSI, ABTI, dan Gymnastics Indonesia.
Ketua Umum KONI Lampura, Ansori Sabak, menegaskan rapat kerja ini adalah momentum penting untuk menyatukan arah gerak seluruh elemen olahraga di daerah.
“Ini bukan sekadar agenda rutin. Ini langkah strategis untuk memastikan pembinaan olahraga berjalan searah, terstruktur, dan profesional,” tegasnya.
Menghadapi Porprov yang akan digelar di Bandar Lampung, Ansori juga mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh ketua cabor agar segera menyerahkan data atlet, program latihan, serta target perolehan medali. Data tersebut akan menjadi dasar evaluasi sekaligus pemantauan kesiapan.
Sebagai bentuk keseriusan, KONI Lampura juga menyiapkan skema pendampingan intensif. Para wakil ketua ditugaskan secara khusus untuk membina cabor tertentu, guna mempercepat peningkatan kualitas atlet di masing-masing cabang.
Sekretaris KONI Lampura, Suwardi, menambahkan bahwa rapat kerja ini sekaligus menjadi tahap awal pendataan menyeluruh menuju Porprov 2026.
“Semua kita inventarisasi, mulai dari jumlah atlet, jadwal latihan hingga target medali. Ini penting agar persiapan kita lebih terukur dan terarah,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada ajang Porprov, KONI Lampura juga mulai mengakselerasi pembentukan Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) di seluruh wilayah. Langkah ini diharapkan menjadi ujung tombak pembinaan atlet dari level paling bawah.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Lampura, Sauki Taruna Jaya, mengingatkan pentingnya soliditas serta optimalisasi potensi atlet lokal. Ia bahkan memberi penekanan khusus agar pengurus cabor mampu “memulangkan” atlet asli Lampura yang saat ini berkiprah di luar daerah.
“Sudah saatnya putra daerah kembali dan membela Lampung Utara. Ini pekerjaan rumah besar kita bersama,” tegasnya.
Rapat kerja tersebut dihadiri 28 dari 31 cabor yang terdaftar. Masing-masing menyampaikan laporan kesiapan atlet, menandai keseriusan Lampung Utara dalam menatap Porprov 2026 dengan target prestasi yang lebih tinggi. (*)










