LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bersama Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Lampura terus memperkuat sinergi dalam bidang keagamaan dan pembinaan masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran pengurus DDII Lampura dengan Bupati Hamartoni Ahadis, di rumah jabatan bupati, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkenalkan kepengurusan baru DDII Lampura yang kini dipimpin Imam Hanafi. Dalam kesempatan itu, pengurus turut memaparkan sejumlah program dan agenda organisasi yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Ketua DDII Lampura, Imam Hanafi, menegaskan pihaknya siap berperan aktif mendukung program pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, pembinaan generasi muda, serta pembangunan moral masyarakat.
Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyentuh persoalan karakter, moral, dan kehidupan sosial masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi dakwah menjadi langkah penting untuk mewujudkan pembangunan yang lebih menyeluruh.
“Dewan Da’wah siap menjadi mitra pemerintah daerah. Kami ingin menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam penguatan kehidupan keagamaan dan pembinaan moral,” ujar Imam Hanafi.
Dalam audiensi tersebut, Imam Hanafi didampingi Dewan Pertimbangan DDII Lampura, Ustaz Yudi Surono, serta sejumlah pengurus lainnya. Mereka juga menyampaikan komitmen untuk memperluas peran dakwah yang tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat.
Bupati Hamartoni Ahadis menyambut baik komitmen yang disampaikan DDII. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat fondasi moral masyarakat.
Hamartoni menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk ulama dan organisasi dakwah. Sinergi yang terjalin dengan baik diyakini mampu meningkatkan efektivitas berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah di tengah masyarakat.
“Pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Peran organisasi keagamaan sangat penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia,” kata Hamartoni.
Audiensi tersebut menjadi langkah awal mempererat kolaborasi antara Pemkab Lampura dan DDII dalam menghadirkan program-program yang tidak hanya mendorong kemajuan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kualitas moral dan karakter masyarakat di Bumi Ragem Tunas Lampung. (*)
















