Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis, dari SD hingga Universitas

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.

Pemerintah tengah mendorong agar biaya pendidikan di satuan pendidikan negeri dapat digratiskan, mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi negeri.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan gratis pada satuan pendidikan negeri.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Sekretariat Negara Rabu (23/9/2026).

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan pendidikan yang setara bagi masyarakat.

Pendidikan, kata pemerintah, harus dapat diakses anak-anak Indonesia tanpa dibatasi latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi.

Baca Juga :  Purbaya Blak-blakan soal Pencopotan dari Kursi Menkeu

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah juga menjalankan program perbaikan dan revitalisasi sekolah serta fasilitas pendidikan.

Langkah tersebut diarahkan agar peserta didik dapat mengikuti proses belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan kompetensi guru.

Sebelumnya, pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan, sementara sejumlah program peningkatan kompetensi guru juga terus dijalankan.

Prabowo menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi penting bagi masa depan Indonesia.

Agenda tersebut mencakup pemerataan akses pendidikan, perbaikan sekolah, penguatan kompetensi guru hingga pengembangan pendidikan berbasis teknologi.

Dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 21 September 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk membangun masa depannya melalui pendidikan.

“Setiap anak Indonesia, dari keluarga dan latar belakang apa pun, berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan kesempatan yang sama untuk membangun masa depannya,” demikian keterangan Sekretaris Kabinet.

Baca Juga :  Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah mempercepat sejumlah langkah konkret.

Selain mengupayakan pendidikan negeri gratis mulai dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi, pemerintah juga terus melakukan perbaikan terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak agar anak-anak dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

“Memperbaiki sekolah serta fasilitas pendidikan yang rusak, agar anak-anak dapat belajar dengan aman dan layak,” lanjut keterangan tersebut.

Pada saat yang sama, perhatian juga diarahkan kepada peningkatan kesejahteraan dan gaji guru sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Pemerintah sebelumnya juga telah menjalankan langkah peningkatan kesejahteraan serta pengembangan kompetensi guru.

Bagi Presiden Prabowo, pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

Karena itu, pendidikan ditempatkan sebagai salah satu fondasi untuk membentuk manusia Indonesia yang kuat, unggul, dan memiliki kesempatan meraih cita-citanya.

“Karena masa depan Indonesia dimulai dari ruang-ruang kelas hari ini,” pungkas Sekretaris Kabinet. (*)

Berita Terkait

KPK Ungkap OTT Bupati Bolmut, Rp200 Juta Diamankan dari Tiga Lokasi
Bupati Bolmut Jadi Tersangka, KPK Ungkap Dugaan Fee Proyek hingga Rp11,14 Miliar
Truk Diduga Rem Blong, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Depan Baitul Jannah
Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Kemenkeu, Tekankan Integritas dan Meritokrasi
Prabowo Ingatkan Santri Gontor: Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Bayar Buzzer
Prabowo Teriak ‘Free Palestine’, Dubes Palestina Lari Kalungkan Keffiyeh
Malaysia Kirim 1 Pesawat, 3 Helikopter dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Prabowo Ucapkan Selamat HUT Ke-28 PAN: Kawan Seperjuangan yang Setia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:25 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis, dari SD hingga Universitas

Rabu, 23 September 2026 - 00:17 WIB

KPK Ungkap OTT Bupati Bolmut, Rp200 Juta Diamankan dari Tiga Lokasi

Selasa, 22 September 2026 - 23:51 WIB

Bupati Bolmut Jadi Tersangka, KPK Ungkap Dugaan Fee Proyek hingga Rp11,14 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 13:04 WIB

Truk Diduga Rem Blong, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Depan Baitul Jannah

Senin, 21 September 2026 - 15:41 WIB

Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Kemenkeu, Tekankan Integritas dan Meritokrasi

Berita Terbaru