JAKARTA – Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah petugas yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Korban berasal dari berbagai unsur, mulai relawan hingga prajurit TNI yang bertugas di lapangan.
Duka terbaru datang dari insiden jatuhnya helikopter Mi-17V5 saat menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026).
Helikopter tersebut membawa delapan prajurit TNI. Dari jumlah itu, lima orang dilaporkan menjalani perawatan medis, sedangkan tiga lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para petugas yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.
“Kita juga ingin menyampaikan bela sungkawa yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang bekerja keras, baik relawan, baik dari unsur pemerintah, dan terakhir tiga prajurit kita yang gugur di dalam menjalankan tugas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Prasetyo juga mengajak masyarakat mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
“Mari kita memanjatkan doa supaya saudara-saudara kita diterima oleh Allah Swt. dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan perhatian kepada seluruh petugas yang berjuang memadamkan karhutla.
Perhatian tersebut, kata dia, juga mencakup keluarga dan anak-anak para petugas yang gugur saat menjalankan tugas di tengah risiko dan bahaya kebakaran hutan dan lahan.
“Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, kami diminta untuk memberikan perhatian, termasuk kepada keluarga maupun kepada putra-putri saudara-saudara kita yang telah berjuang menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, ya di tengah marabahaya yang membutuhkan pengorbanan,” tuturnya. (*)















