Prabowo Teriak ‘Free Palestine’, Dubes Palestina Lari Kalungkan Keffiyeh

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO – Presiden Prabowo Subianto meneriakkan Free Palestine tiga kali dalam acara Syukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

”Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!” sambil mengepalkan tangan kanannya.

Hadirin pun turut mengikuti teriakan Prabowo dan bertepuk tangan.

Beberapa saat kemudian, Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Abdulfattah Al Sattari bangkit dari tempat duduknya dan berlari ke panggung menghampiri Prabowo sambil membawa keffiyeh berbedera Palestina yang ia bentangkan.

Ia lalu memasang keffiyeh tersebut ke tubuh Prabowo dan keduanya berpelukan di atas panggung, diiringi tepuk tangan hadirin.

Setelah berpelukan dan bersalaman, Abdulfattah kembali ke tempat duduknya dan Prabowo melanjutkan pidatonya.

Di tengah pidatonya, Prabowo lalu menjelaskan alasannya tiba-tiba meneriakkan “Free Palestine.”

“Saya minta maaf tadi saya ingat saudara-saudara kita di Palestina. Mereka dibantai, mereka dibom, mereka diserang terus-menerus dan kita seolah-olah kurang berdaya untuk membantu mereka,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Nusron Wahid Buka Suara soal Anak Buahnya Kena OTT Perkara Suap HGB

Kondisi tersebut, lanjut mantan Menteri Pertahanan itu, seharusnya mendorong para kiai, ulama, pendidik, dan generasi penerus untuk bersungguh-sungguh belajar serta membangun Indonesia yang kuat.

“Saya kira ini justru yang mendorong kita semua, apalagi Saudara-saudara, apalagi para kiai, apalagi para ulama, apalagi para pendidik di institusi-institusi seperti Gontor ini, ini saya kira harus mendorong dan memicu suatu kehendak, kehendak untuk belajar sungguh-sungguh, kehendak untuk membangun Bangsa Indonesia yang kuat, karena bangsa yang tidak kuat, bangsa itu akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain,” ujarnya.

Prabowo menilai bangsa yang tidak memiliki kekuatan akan mudah diinjak-injak oleh bangsa lain. Oleh karena itu, dia meminta generasi penerus untuk belajar dari sejarah dan berani melihat kelemahan Indonesia.

Prabowo lantas menyinggung kecenderungan masyarakat yang lebih sering membicarakan kehebatan, dibandingkan mengakui kekurangan sendiri.

Baca Juga :  Cetak Sejarah di Hadapan Presiden Prabowo, Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup

“Kita harus berani melihat kelemahan-kelemahan kita, gampang untuk kita bicara dengan hebat, sulit untuk kita lihat kekurangan-kekurangan kita sendiri, kelemahan-kelemahan kita sendiri,” ucap Prabowo.

Ia berharap para ulama, ustaz, dan pendidik dapat mendorong generasi penerus untuk berani belajar dari kelemahan tersebut.

Prabowo juga mengingatkan bahwa Indonesia pernah mengalami penjajahan, sebuah kenyataan pahit yang harus dijadikan pelajaran.

“Dan kita harus bertekad, jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapapun. Kita harus kuat!” tegas Prabowo.

Menurutnya, kekuatan tersebut juga dibutuhkan agar Indonesia dapat membantu masyarakat yang mengalami penindasan.

“Karena kita, dengan kekuatan kalau kita kuat, kita bisa bantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain. Kalau kita tidak punya kekuatan bagaimana kita bisa membantu Saudara-saudara?” ujar Prabowo. (*)

Berita Terkait

Prabowo Sentil Peramal Indonesia Kolaps: Hari Ini Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
DPR dan Pemerintah Ketok BPIH 2027, Biaya Haji Rp98,46 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta
Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Prabowo Sentil Peramal Indonesia Kolaps: Hari Ini Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah

Berita Terbaru