Syukron Mukhtar Soroti Kebijakan Pemberhentian PBI BPJS Lampung

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, M. Syukron Muchtar, soroti masalah pemberhentian kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan gratis, di ruang komisi, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan bahwa tidak boleh dilakukan secara asal-asalan dan harus berbasis data yang valid. Syukron juga menyebutkan pihaknya telah memperoleh informasi langsung dari BPJS Kesehatan Provinsi Lampung saat audiensi.

“Informasi penghentian BPJS gratis itu sebenarnya sudah kami dapat informasinya langsung dari BPJS Provinsi Lampung ketika beraudiensi dengan kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan kendala tersebut bukan merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota, melainkan kebijakan pemerintah pusat.

Syukron juga menekankan bahwa pemberhentian PBI BPJS Kesehatan tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan harus berbasis data yang valid.

“Memang ini menjadi kendala. Ini bukan keinginan BPJS kabupaten/kota maupun provinsi, melainkan kewenangan pemerintah pusat. Harapan kami, BPJS tidak asal-asalan dalam menghentikan PBI. Jika memang harus dilakukan, semuanya harus berbasis data,” sambungnya.

Baca Juga :  Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Politisi Fraksi PKS tersebut menyoroti persoalan pemberhentian PBI BPJS Kesehatan yang dilakukan secara mendadak, sehingga masyarakat penerima baru mengetahui status kepesertaannya saat hendak berobat.

Menurutnya, data pemberhentian PBI seharusnya menggunakan basis data yang terhubung langsung dengan penerima bantuan.

“Permasalahannya, masyarakat tiba-tiba mengetahui BPJS tidak aktif justru saat mereka sangat membutuhkan layanan kesehatan. Harapannya, data ini tidak asal-asalan dan tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat. Misalnya melalui surat resmi yang dikirim ke rumah penerima, bahwa BPJS gratisnya sudah tidak berlaku lagi,” tegasnya.

Syukron juga berharap pemerintah pusat tidak melakukan pengurangan terhadap program PBI BPJS Kesehatan yang selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Bahkan, ia juga mendorong agar kuota PBI dapat ditambah, khususnya bagi masyarakat lampung yang kurang mampu.

“Harapan kami kepada pemerintah pusat, program ini merupakan kebijakan yang sudah baik dan manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama masyarakat bawah. Jangan sampai ada pengurangan, bahkan kalau bisa justru ditambah,” harapnya.

Selain itu, Syukron berharap kuota PBI BPJS Kesehatan tidak mengalami pengurangan. Ia juga menegaskan untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.

“Kuota PBI jangan sampai ada pengurangan. Kalaupun memang dibutuhkan tambahan anggaran atau kebijakan lain, saya rasa jangan ragu untuk menyampaikannya langsung kepada Presiden. Aspirasi tersebut juga bisa disalurkan melalui DPR RI,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB