Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) memasuki fase krusial. Panitia Seleksi (Pansel) kini bersiap menentukan tiga besar untuk masing-masing jabatan.

Namun, di tengah proses tersebut, transparansi seleksi mulai menjadi sorotan. Sebab, Pansel hingga kini belum membuka nama peserta maupun rekapitulasi nilai yang menjadi dasar penentuan tiga kandidat terbaik.

Sebanyak 49 peserta sebelumnya dinyatakan lolos tahapan penilaian makalah dan wawancara untuk 10 jabatan yang masih dalam proses seleksi. Hasil penilaian seluruh tahapan tersebut selanjutnya menjadi dasar Pansel untuk menentukan tiga besar.

Wakil Ketua Sekretariat seleksi terbuka JPTP Lampura Syarif Hidayat membenarkan bahwa penentuan tiga besar sepenuhnya menjadi kewenangan Pansel berdasarkan hasil penilaian seluruh tahapan seleksi.

“Pansel yang menentukan tiga besar. Penentuan tiga besar masih kewenangan Pansel, berdasarkan hasil nilai,” kata Syarif, Rabu (7/10/2026).

Namun, ketika ditanya mengenai nama peserta serta rekapitulasi nilai yang menjadi dasar penentuan tiga besar, Syarif belum bersedia membukanya kepada publik.

“Penyampaian laporan hasil seleksi terbuka sesuai jadwal hari ini. Izin untuk data nggak bisa, soalnya untuk konsumsi Pansel dan PPK. Nanti juga setelah dapat Pertek (pertimbangan teknis) diumumkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I

Syarif menjelaskan, setelah Pansel menyelesaikan rekapitulasi nilai, tiga nama terbaik untuk setiap jabatan akan disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), dalam hal ini Bupati Lampura.

Selanjutnya, hasil seleksi tiga besar tersebut disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem ASN Karier dan IMUT untuk memperoleh Pertek serta petunjuk sesuai ketentuan.

“Setelah tiga besar ditentukan, baru dikirim ke BKN untuk mendapat petunjuk dan persetujuan BKN. Selanjutnya memberikan kewenangan kepada Bupati untuk memilih satu orang dari tiga nama tersebut,” jelas Syarif.

Dengan mekanisme tersebut, BKN tidak berada pada posisi menentukan langsung pejabat terpilih. Pansel terlebih dahulu menetapkan tiga besar berdasarkan hasil penilaian. Setelah itu, hasil tersebut diproses di BKN untuk mendapatkan Pertek sebelum akhirnya Bupati memilih satu nama dari tiga kandidat.

Di sinilah transparansi proses seleksi menjadi perhatian.

Seleksi yang sejak awal dikemas terbuka dan kompetitif itu telah memasuki tahapan penentuan kandidat terbaik. Namun, nama-nama yang masuk tiga besar belum diumumkan. Begitu pula rekapitulasi nilai peserta masih dinyatakan sebagai konsumsi internal Pansel dan PPK.

Syarif menyebut nama-nama peserta yang masuk tiga besar akan diumumkan setelah proses di BKN selesai dan Pertek diperoleh.

Artinya, publik masih harus menunggu untuk mengetahui siapa saja kandidat yang berhasil mengungguli peserta lainnya dalam perebutan kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Lampura.

Baca Juga :  Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Diketahui, seleksi JPTP Lampura semula membuka 11 jabatan. Namun, seleksi untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan tidak berlanjut karena jumlah peserta yang memenuhi syarat pada tahapan sebelumnya tidak mencukupi.

Dengan demikian, kini terdapat 10 jabatan yang masuk dalam proses akhir seleksi.

Dari total 60 calon yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 49 peserta telah melewati tahapan hingga penilaian makalah dan wawancara. Mereka kini tinggal menunggu hasil rekapitulasi nilai dan penentuan tiga besar.

Setelah tiga besar ditetapkan dan memperoleh pertimbangan teknis BKN, kewenangan untuk memilih satu nama dari tiga kandidat tersebut berada di tangan Bupati Lampura.

Tahapan ini menjadi titik paling menentukan dalam seleksi terbuka JPTP Lampura. Sebab, dari puluhan peserta yang mengikuti rangkaian seleksi, persaingan akan mengerucut menjadi hanya tiga nama untuk setiap jabatan.

Ketiga nama itulah yang nantinya berada di meja PPK untuk dipilih satu sebagai pejabat definitif.

Namun hingga pukul 10.45 WIB Rabu (7/10/2026), publik masih belum mengetahui siapa saja tiga kandidat tersebut maupun bagaimana peringkat nilai masing-masing peserta. (*)

Berita Terkait

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Berita Terbaru