Waduh! Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup, Disporapar Tutup Taman Kehati Mesuji

- Jurnalis

Senin, 16 Januari 2023 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Taman Kehati Mekarjaya, Kabupaten Mesuji saat liburan. Foto Humas Kab. Mesuji

Suasana Taman Kehati Mekarjaya, Kabupaten Mesuji saat liburan. Foto Humas Kab. Mesuji

LAMPUNGCORNER.COM, Mesuji — Taman Keanekargaman Hayati (Taman Kehati) Kabupaten Mesuji resmi berubah fungsi dan ditutup sementara selama tiga hari.

Hal itu dilakukan karena peralihan kelola dari Dinas Lingkungan Hidup ke Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten setempat.

Kabid Pariwisata, Made, mengatakan penutupan itu untuk perbaikan kecil yang dilakukan di sarana dan prasarana yang ada di komplek Taman Kehati.

“Juga untuk penertiban secara administrasi bagi karyawan yang ada. Karena kan sebelumnya dibawah Dinas Lingkungan Hidup, saat ini kami (Disporapar) yang kelola,” ujarnya, Minggu (15/01/2023). Ia menerangkan jika semua karyawan di lingkungan Taman Kehati tetap bekerja seperti biasa tidak ada perubahan.

Karena yang berubah hanya pengelolanya saja dari Dinas Lingkungan Hidup dialihkan ke Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata.

Mengenai renovasi skala besar, Made belum memberikan keterangan. Hanya, ia menyampaikan jika dalam waktu dekat di Tahun 2023 ini ada pembangunan dilingkungan Taman Kehati yaitu berupa tempat pusat jajanan atau Pujasera.

“Kalau kegiatan itu ada di Dinas PU, kita hanya tempatnya saja, sepertinya tahun ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mesuji mengusulkan untuk mencabut Peraturan Bupati (Perbup) tentang Taman Keanekaragaman Hayati Desa Mekarjaya, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji.

Usulan tersebut berdasarkan kondisi terkini yang ada di taman kehati tersebut yang tidak lagi menjadi tempat konservasi akan tetapi murni tempat wisata. Padahal dalam Peraturan Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem Nomor SK.4/KSDAE/KK/KSA.1/1/2022 Tentang Taman Kehati komposisi Taman Kehati harus lebih 90 persen adalah konservasi tumbuhan spesies local yang harus diselamatkan.

Bangunan Infrastruktur hanya dimungkinkan hanya 10 persen dari seluruh lokasi. Termasuk diatur dalam Peraturan Dirjen tersebut mengenai nursery atau pembibitan.

Terpisah, salah satu pekerja di Taman Kehati, Iwan, mengatakan tidak mempersoalkan pergantian pengelola dari DLH ke Disporapar. Karena yang penting, kata dia, ia tetap bekerja di tempat wisata tersebut.

Mengenai petutupan selama tiga hari lalu ia juga mengatakan jika ada penutupan. Namun hal itu hanya untuk melakukan perbaikan kecil. Terutama di beberapa infrasturktur yang tidak berfungsi dengan baik seperi toilet yang ada di sekitar lokasi banyak yang sudah tidak berfungsi dengan baik.

Hal itu juga dikeluhkan banyak pengunjung yang datang ke taman tersebut. Salah satunya, Warsito (45), warga Desa Simpangpematang, yang beberapa kali berkunjung bersama keluarga ke Taman Kehati Mekarjaya.

Ia kecewa dengan keberadaan toilet yang tidak berfungsi dan jorok. Begitu juga dengan kondisi kolam renang dan kolam bermain untuk anak-anak.

“Kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak terawat. Mulai dari toilet sampai kolam renangnya jauh dari higienis. Tampak mata saja sudah terlihat lumut-lumut dan kotoran-kotoran di kolam. Apalagi toiletnya, bau dan kotor,” ujarnya.

Semoga kedepan, ada perbaikan yang menyeluruh terlebih di kolam renang dan toiletnya. “Kita sampaikan seperti ini supaya diperbaiki, kan sayang kalau ada pengunjung dari luar kabupaten sampai kecewa, terus cerita ke yang lainnya kalau disini tidak nyaman. Pasti kita yang rugi, karena sepi pengunjung,” tutupnya. (*)

Red

Berita Terkait

NasDem Hadirkan Solusi Air Bersih, Sumur Bor Diresmikan di Mukti Karya Mesuji
Dorong Birokrasi Modern, Pemkab Mesuji Terapkan Sistem Agenda Pimpinan Berbasis Digital
Gubernur Lampung Hadiri HUT Ke-17 Mesuji, Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga
Dua Inovasi Andalan Bupati Mesuji Masuk Ajang IGA 2025
Kejari Mesuji Dalami Aliran Dana Korupsi Hibah Pilkada
Ketua Bawaslu Mesuji Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada
Saluran Irigasi Gantung Kini Aliri Lahan Petani di Tulangbawang dan Mesuji
Dukungan Penuh Pemerintah dan Warga, Mesuji Bersiap Sambut Sekolah Unggul Garuda
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:57 WIB

NasDem Hadirkan Solusi Air Bersih, Sumur Bor Diresmikan di Mukti Karya Mesuji

Selasa, 25 November 2025 - 19:39 WIB

Dorong Birokrasi Modern, Pemkab Mesuji Terapkan Sistem Agenda Pimpinan Berbasis Digital

Minggu, 23 November 2025 - 21:06 WIB

Gubernur Lampung Hadiri HUT Ke-17 Mesuji, Ikut Jalan Sehat Bersama Ribuan Warga

Rabu, 5 November 2025 - 21:22 WIB

Dua Inovasi Andalan Bupati Mesuji Masuk Ajang IGA 2025

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:49 WIB

Kejari Mesuji Dalami Aliran Dana Korupsi Hibah Pilkada

Berita Terbaru

LC TV Story

Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:45 WIB

TULANGBAWANG BARAT

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:27 WIB

PEMERINTAHAN

Anggaran Terbatas, Pemkab Tubaba Siapkan Review Target RPJMD

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:42 WIB

TULANGBAWANG BARAT

RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:28 WIB