LampungCorner.com, MESUJI – Kabar menggembirakan datang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Mesuji. Daerah berjuluk Bumi Ragab Begawe Caram ini resmi ditetapkan sebagai salah satu calon penerima Program Sekolah Unggul Garuda yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.
Program nasional ini menjadi langkah strategis pemerintah pusat untuk mendorong pemerataan dan transformasi mutu pendidikan di seluruh pelosok Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mesuji, Andi S. Nugraha, menjelaskan, penetapan Mesuji sebagai calon penerima program dilakukan berdasarkan berbagai landasan resmi dari Kemendiktisaintek, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mesuji dan unsur Forkopimda.
Langkah awal dimulai melalui Surat Tugas Nomor 0637/D2/HM.00.00/2025 tertanggal 12 Agustus 2025, yang menugaskan tim teknis Kemendiktisaintek melakukan survei lapangan ke calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda di Provinsi Lampung, termasuk Mesuji. Survei dilaksanakan pada 13–16 Agustus 2025.
Hasil survei tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Dirjen Sains dan Teknologi Nomor 0371/D/DT.04.00/2025 tanggal 7 September 2025. Dalam surat itu, Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, ditetapkan sebagai lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda di Provinsi Lampung.
“Surat tersebut juga menegaskan pentingnya dukungan daerah, mulai dari kejelasan status lahan hingga kelengkapan dokumen hibah dan sertifikat tanah sebelum pembangunan dimulai,” terang Andi.
Sebagai bentuk komitmen, Bupati Mesuji Elfianah mengirimkan Surat Komitmen Nomor 100/5297/IV.03/MSJ/2025 kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI. Surat itu menegaskan kesiapan Pemkab Mesuji dalam:
1. Menghibahkan lahan seluas 25 hektare di Desa Berasan Makmur atas nama Pemkab Mesuji.
2. Membangun fasilitas penunjang, seperti peningkatan jalan akses, jaringan listrik, serta penyusunan dokumen AMDAL dan ANDALALIN.
3. Menjamin kelancaran proses pembangunan hingga tahap penyelesaian.
Dukungan juga datang dari Forkopimda Provinsi Lampung, yang menandatangani Surat Pernyataan Dukungan bersama Gubernur Lampung. Dokumen ini mempertegas bahwa pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Mesuji sejalan dengan arah kebijakan strategis Provinsi Lampung, yakni pemerataan pendidikan di wilayah utara dan penguatan sumber daya manusia menuju Lampung Berjaya dan Indonesia Emas 2045.
Tak hanya pemerintah, antusiasme masyarakat Mesuji pun luar biasa. Pemerintah Desa Berasan Makmur bahkan telah menghibahkan lahan lebih luas dari ketentuan minimum—25 hektare dari syarat 20 hektare—yang kini telah bersertifikat atas nama Pemerintah Kabupaten Mesuji (Nomor NIB.08.14.000001150.0).
“Kami berharap penghibahan tanah ini menjadi langkah nyata bagi kemajuan pendidikan dan masa depan generasi Mesuji,” ujar Kepala Desa Berasan Makmur penuh harap.
Andi menambahkan, pembangunan sekolah unggulan ini menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Mesuji masih yang terendah di Provinsi Lampung, yakni 68,59 pada tahun 2024. Saat ini terdapat 41 SMA di Mesuji diantaranya 21 negeri dan 20 swasta, namun belum ada satu pun yang berstatus sekolah unggulan.
“Sekolah Unggul Garuda akan menjadi tonggak baru pemerataan pendidikan di Mesuji, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk bersaing di tingkat nasional,” tegas Andi.
Secara geografis, Mesuji memiliki posisi strategis di jantung Sumatera bagian selatan, dengan akses Tol Trans-Sumatera yang menghubungkan berbagai provinsi sekitar seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Riau. Letak ini menjadikan Mesuji berpotensi besar menjadi pusat pendidikan baru di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan seluruh dasar administratif, dukungan lintas lembaga, dan semangat masyarakat yang tinggi, Pemkab Mesuji kini menyatakan kesiapan penuh mendukung pembangunan Sekolah Unggul Garuda.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab berharap Menteri atau Wakil Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi dapat meninjau langsung lokasi di Desa Berasan Makmur sebagaimana tertuang dalam surat Dirjen Sains dan Teknologi tersebut.
Bupati Elfianah menyambut kabar ini dengan penuh optimisme. “Kami berharap hadirnya Sekolah Unggul Garuda mampu menumbuhkan semangat baru bagi masyarakat Mesuji dalam meningkatkan mutu pendidikan. Program ini akan menjadi motor penggerak kemajuan daerah,” ujar Elfianah.
Ia menegaskan, kehadiran sekolah unggulan bukan hanya investasi di bidang pendidikan, tetapi juga penggerak ekonomi daerah. “Kami bercita-cita menjadikan Mesuji sebagai destinasi pendidikan unggul di Sumatra bagian selatan. Dengan hadirnya Sekolah Unggul Garuda, berbagai sektor ekonomi akan bergerak dan tumbuh pesat,” tutupnya. (*)









