LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Barat — Pemkab Lampung Barat (Lambar) meminta Pemerintah Pusat serius membantu penyelesaian konflik gajah di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS).
Hal tersebut terungkap saat rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di rumah dinas bupati di Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balik Bukit, Selasa (14/9/2021).
Dalam rakor dibahas langkah dan upaya penanganan terkait konflik masyarakat Pekon Suka Marga dengan kawanan gajah yang sudah berlangsung menahun.
Termasuk meminta keterlibatan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK).
“Meski sudah berlangsung lama, belum ada solusi permanen menangani konflik gajah,” ujar Bupati Lambar Parosil Mabsus.
Menurut dia, konflik gajah dengan masyarakat Suoh dan BNS yang terjadi hampir setiap tahun bukan hanya berdampak terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat. Melainkan sudah mengancam nyawa masyarakat di dua kecamatan tersebut.
“Ini sudah menjadi perhatian dan prioritas. Kita akan terus berupaya semaksimal mungkin termasuk berkoordinasi dengan lintas sektor,” ungkap Parosil.
Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan komisi IV DPR RI guna meminta dukungan dan bantuan.
“Saya sudah berkoordinasi langsung dengan Ketua Komisi IV DPR RI Pak Sudin. Beliau menyambut baik dan segera turun ke Lambar Jumat (18/9/2021),” jelas Parosil. (*)
Red















