Dilarang BPOM, Produk Kosmetik Bermerkuri Banyak Dijual di Bandarlampung

- Jurnalis

Kamis, 18 November 2021 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Tengah di mana banyak penjual emperan kosmetik. Foto: Pandu

Suasana Pasar Tengah di mana banyak penjual emperan kosmetik. Foto: Pandu

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merilis sejumlah merek kosmetik mengandung zat berbahaya merkuri yang masih beredar di pasaran.

Merek kosmetik ini antara lain Temulawak New Day & Night Cream Beauty Whitening Cream Night, Natural 99, HN, SP Spesial UV Whitening Cream, Pemutih Dokter, Diamond cream, Ling Zhi Vitamin E, Night Cream SJ Sin Jung, dan Thabita Daily Night Cream.

Dari situs alodokter.com, masuknya merkuri ke dalam tubuh dapat menyebabkan keracunan dengan gejala insomnia, sakit kepala, fungsi kognitif dan daya ingat menurun, serta tremor.

Lalu, perubahan emosi, gangguan sensorik (termasuk gangguan melihat, mendengar, dan berbicara), menurunnya kemampuan indera perasa dan fungsi koordinasi tubuh, atrofi otot, gagal ginjal, dan memicu kanker.

Pantauan rilislampung.id (group lampungcorner.com) sebagian dari produk berbahaya ini masih dijual bebas di Bandarlampung. Seperti Temulawak New Day Night Cream dan Pemutih Dokter dapat ditemukan di emperan Pasar Tengah di Jalan Suprapto.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Siapkan Jaminan Kesehatan bagi 2.226 PPPK Paruh Waktu

Penjual menyebut merek ini mempunyai dua jenis. Satu dengan hologram dan lainnya polos tanpa hologram. Penjual ini menyebutkan, harga dengan hologram Rp40 ribu. Sementara tanpa hologram Rp30-35 ribu.

“Kebanyakan beli yang ada hologramnya karena lebih cocok di kulit,” kata perempuan ini, Selasa (16/11/2021).

Sementara itu, penjual produk kosmetik lainnya menyebut masih banyak orang yang membeli produk kecantikan dengan merek Pemutih Dokter. Ini dikarenakan harga yang ditawarkan sangat terjangkau bagi semua kalangan.

“Satu botol krim Pemutih Dokter cuma Rp15 ribu,” tuturnya

Berbeda di toko-toko besar, merek kosmetik yang mengandung merkuri sudah lama tidak dijual. Penjaga toko kosmetik di Jalan Suprapto menjelaskan, produk ini tidak ada izin BPOM.

Baca Juga :  Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

“Seperti Thabita Daily dan Natural 99, produk itu nggak resmi dan nggak ada BPOM-nya,” paparnya

Meski begitu, produk ini masih dapat ditemukan di pasar online.

Menelusuri aplikasi online seperti Shopee, produk Thabita New Daily Night Cream dijual dengan harga kisaran Rp50 ribu sampai Rp85 ribu.

Terpisah, Kepala Balai Besar POM Bandarlampung, Sukriadi Darma, menerangkan pihaknya akan segera melakukan rapat untuk menurunkan tim guna memantau produk berbahaya ini di lapangan.

“Kewenangan kita di daerah sama dengan pusat, penuh dan mandiri,” kata Sukriadi, Kamis (18/11/2021).

Menurut dia, pihaknya berhak memeriksa, memanggil, dan penahanan melalui Polda Lampung.

Sebab itu, ia mengimbau dan meminta kerja sama masyarakat melapor ke BBPOM Bandarlampung jika menemukan produk berbahaya beredar di pasaran. (*)

Red

Berita Terkait

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:59 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agu 2026 - 19:50 WIB