Pendapatan APBD Perubahan Lampung 2026 Turun Rp19,6 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung.
Foto: Farida Nurazizah

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung. Foto: Farida Nurazizah

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mengoreksi target pendapatan daerah dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Rp6,992 triliun. Angka tersebut turun Rp19,667 miliar dari target semula.

Penyesuaian dilakukan menyusul berkurangnya penerimaan Pajak Rokok dari pemerintah pusat serta adanya penyesuaian transfer antardaerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menyampaikan dokumen Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung, Kamis (30/7/2026).

Mirza menjelaskan, penurunan target pendapatan terutama dipicu berkurangnya penerimaan Pajak Rokok sebesar Rp34 miliar sesuai ketentuan pemerintah pusat, serta penyesuaian transfer antardaerah sebesar Rp2,269 miliar.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September

“Penurunan ini terutama berasal dari berkurangnya penerimaan Pajak Rokok sebesar Rp34 miliar mengikuti ketentuan pemerintah pusat, serta penyesuaian transfer antar daerah sebesar Rp2,269 miliar sesuai perkembangan kerja sama,” ujarnya.

Meski pendapatan menurun, belanja daerah dalam Perubahan APBD 2026 justru meningkat sebesar Rp74,655 miliar, dari semula Rp7,916 triliun menjadi Rp7,991 triliun.

Menurut Mirza, kenaikan belanja tersebut didukung pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sekitar Rp94 miliar, yang sebagian besar berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Dana tersebut digunakan untuk menjaga keberlanjutan pelayanan publik, mendukung program prioritas, dan memastikan kegiatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Pada sisi pembiayaan, penerimaan daerah bersumber dari SiLPA 2025 sekitar Rp94 miliar. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp100 miliar untuk pembayaran pokok utang sesuai perjanjian pinjaman.

Selain perubahan postur APBD, Pemprov Lampung juga menyesuaikan sejumlah indikator pembangunan dalam Perubahan KUA-PPAS 2026. Di antaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 74,00–74,40, tingkat kemiskinan 8,90–9,65 persen, rasio gini 0,274–0,286, serta tingkat kemantapan jalan 83,55–85,70 persen.

“Penyesuaian ini bukan berarti target kita turun, tetapi agar perencanaan lebih realistis sehingga dapat dicapai dan dipertanggungjawabkan,” tegas Mirza. (*)

Berita Terkait

ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik
11 Raperda Dibahas, Pemkab Tubaba Tekankan Regulasi yang Berpihak pada Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi Perda, Pastikan Regulasi Tak Berhenti di Atas Kertas
Blak-blakan! Prabowo Ungkap Banyak Pemda Tak Pakai Anggaran dengan Optimal
Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:38 WIB

ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

Jumat, 18 September 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 18:54 WIB

Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan

Kamis, 17 September 2026 - 20:36 WIB

Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 20:16 WIB

11 Raperda Dibahas, Pemkab Tubaba Tekankan Regulasi yang Berpihak pada Masyarakat

Berita Terbaru