Antisipasi Banjir di 16 Desa, Kecamatan Way Lima Lakukan Pemetaan

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Memasuki musim penghujan di penghujung tahun 2024, pihak pemerintah Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran melakukan pemetaan dan antisipasi bencana banjir di 16 Desa.

Camat Way Lima, Al Ihsan Iskafi mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan guna mengantisipasi bencana banjir akibat luapan sungai Way Padang Ratu saat curah hujan tinggi.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada normalisasi sungai. Kita juga tetap menjaga supaya aliran sungai tetap bersih untuk mengantisipasi bencana banjir. Saat ini juga sudah ada tim reaksi cepat tanggap bencana yang dibentuk oleh BPBD Pesawaran di setiap desa,” kata Iskafi diruang kerjanya, Senin (25/11/2024).

Baca Juga :  Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional

Iskafi menyebut, ada sejumlah desa yang berpotensi terdampak banjir di Kecamatan Way Lima, yakni Desa Padang Manis, Banjar Negeri, Kotadalam, Pekondoh, Batu Raja dan Desa Sindang Garut.

“Jadi pemetaan itu berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, dan apabila aliran sungai meluap itu sampai mengakibatkan banjir sampai masuk kerumah warga, apabila curah hujan terus meningkat dari gunung yang mengalir melalui sungai Way Padang Ratu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Iskafi mengimbau agar masyarakat desa khususnya di Kecamatan Way Lima untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah rumah tangga ke aliran sungai.

Baca Juga :  Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

“Apabila ada tanda-tanda banjir, kami juga mengimbau agar warga tidak panik dan langsung melapor ke kepala desa untuk segera mempersiapkan kantong evakuasi. Karena mengingat tingginya curah hujan yang semakin intens, masyarakat juga jangan sampai terlena dan selalu siap siaga di penghujung tahun sampai awal tahun 2025 ini,” tandas Iskafi. (*)

Laporan: Peggy
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram
Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026
Musda KNPI Pesawaran Dipastikan Digelar Tahun Ini, Bursa Kepemimpinan Pemuda Mulai Menghangat
KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III
Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Musda KNPI Pesawaran Dipastikan Digelar Tahun Ini, Bursa Kepemimpinan Pemuda Mulai Menghangat

Rabu, 30 September 2026 - 14:52 WIB

KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III

Kamis, 24 September 2026 - 09:20 WIB

Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional

Berita Terbaru