Banyak Warga Kecele Mau Ikut Vaksinasi, Ternyata Stok Vaksin di Bandarlampung Habis

- Jurnalis

Selasa, 13 Juli 2021 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman

Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Percepatan vaksinasi yang dikampanyekan pemerintah ternyata tidak diimbangi dengan kesediaan pasokan vaksin Covid-19. Sejumlah warga yang berniat mengikuti vaksinasi diminta pulang oleh petugas Puskesmas karena stok vaksin sudah habis.

Kondisi ini terjadi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling sejak Senin (12/7/2021). Beberapa warga Bandarlampung pun terpaksa balik kanan karena puskesmas setempat tidak melayani vaksinasi suntikan pertama.

“Saya sengaja datang pagi-pagi agar kebagian vaksin, ternyata sampai di sini (Puskesmas Kemiling) vaksinnya tidak ada. Gimana sih, katanya disuruh sukseskan vaksinasi tapi vaksinnya tidak ada,” ujar Meriska (38), warga Kemiling.

Tak hanya di Kemiling, Puskesmas Rawat Inap Kedaton juga tidak melayani vaksinasi suntikan pertama. Alasannya, stok vaksin dosis satu tidak ada. Petugas pun menyarankan warga ke Poltekkes Tanjungkarang di Jalan Soekarno-Hatta Baypass, Rajabasa.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

“Lucu banget sih, kita disuruh vaksin, tapi vaksinnya sendiri tidak ada. Petugas bilang hanya melayani (Vaksinasi) suntikan kedua, itu juga kuotanya cuma 20 orang per hari. Malah kami disuruh ke kantor kelurahan,” kata Franky (36), warga Labuhanratu.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengakui bahwa stok vaksin sudah habis.

“Jadi vaksin untuk umum sampai saat ini belum ada,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Pada Sabtu (10/7/2021), lanjut Edwin, pihaknya menerima 4.000 dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Lampung. Dari total itu, sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk anak berusia 12-17 tahun.

Baca Juga :  Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan

“Tapi kita dapat kabar dari pihak sekolah, banyak warga yang menolak anaknya dilakukan vaksin,” tuturnya.

Edwin mengklaim ribuan stok vaksin tersebut telah didistribusikan ke 31 puskesmas di Bandarlampung, di mana satu puskesmas diberikan 30 dosis vaksin.

“Ada stok buat anak sekolah 300 dosis,” ucapnya.

Sebelumnya, Kadiskes Lampung Reihana mengatakan stok vaksin untuk Bandarlampung sudah didistribusikan dan masyarakat bisa vaksin di puskesmas setempat.

“Banyak kok untuk Bandarlampung, ada 4.000 dosis,” kata Reihana. (*)

Red

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Berita Terbaru

LC TV Story

Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?

Sabtu, 3 Okt 2026 - 09:10 WIB

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB