Home / BANDAR LAMPUNG / PERISTIWA

Selasa, 13 Juli 2021 - 14:23 WIB

Banyak Warga Kecele Mau Ikut Vaksinasi, Ternyata Stok Vaksin di Bandarlampung Habis

Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman

Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (13/7/2021). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Percepatan vaksinasi yang dikampanyekan pemerintah ternyata tidak diimbangi dengan kesediaan pasokan vaksin Covid-19. Sejumlah warga yang berniat mengikuti vaksinasi diminta pulang oleh petugas Puskesmas karena stok vaksin sudah habis.

Kondisi ini terjadi di Puskesmas Rawat Inap Kemiling sejak Senin (12/7/2021). Beberapa warga Bandarlampung pun terpaksa balik kanan karena puskesmas setempat tidak melayani vaksinasi suntikan pertama.

“Saya sengaja datang pagi-pagi agar kebagian vaksin, ternyata sampai di sini (Puskesmas Kemiling) vaksinnya tidak ada. Gimana sih, katanya disuruh sukseskan vaksinasi tapi vaksinnya tidak ada,” ujar Meriska (38), warga Kemiling.

Tak hanya di Kemiling, Puskesmas Rawat Inap Kedaton juga tidak melayani vaksinasi suntikan pertama. Alasannya, stok vaksin dosis satu tidak ada. Petugas pun menyarankan warga ke Poltekkes Tanjungkarang di Jalan Soekarno-Hatta Baypass, Rajabasa.

“Lucu banget sih, kita disuruh vaksin, tapi vaksinnya sendiri tidak ada. Petugas bilang hanya melayani (Vaksinasi) suntikan kedua, itu juga kuotanya cuma 20 orang per hari. Malah kami disuruh ke kantor kelurahan,” kata Franky (36), warga Labuhanratu.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengakui bahwa stok vaksin sudah habis.

“Jadi vaksin untuk umum sampai saat ini belum ada,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (13/7/2021).

Pada Sabtu (10/7/2021), lanjut Edwin, pihaknya menerima 4.000 dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Lampung. Dari total itu, sebanyak 3.000 dosis vaksin untuk anak berusia 12-17 tahun.

“Tapi kita dapat kabar dari pihak sekolah, banyak warga yang menolak anaknya dilakukan vaksin,” tuturnya.

Edwin mengklaim ribuan stok vaksin tersebut telah didistribusikan ke 31 puskesmas di Bandarlampung, di mana satu puskesmas diberikan 30 dosis vaksin.

“Ada stok buat anak sekolah 300 dosis,” ucapnya.

Sebelumnya, Kadiskes Lampung Reihana mengatakan stok vaksin untuk Bandarlampung sudah didistribusikan dan masyarakat bisa vaksin di puskesmas setempat.

“Banyak kok untuk Bandarlampung, ada 4.000 dosis,” kata Reihana. (*)

Red

Share :

400 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Lapas Narkotika Bandarlampung Tambah Personil Pengamanan Jelang Tahun Baru

BANDAR LAMPUNG

Adik Mantan Bupati Lampura Siap Buka-Bukaan dan Kembalikan Kerugian Negara Rp2,3 M

BANDAR LAMPUNG

Hotel Ini Kemplang Pajak Hampir Rp1 Miliar, Berikut Pajak Rumah Makan & Hotel yang Disegel

BANDAR LAMPUNG

Wakili Lampung, Mahasiswi UTI Tiana Silviani Bidik Emas pada Cabor Hapkido di PON Papua

BANDAR LAMPUNG

Heran! Rocky Gerung Sebut Diundang ke Unila, bukan GSG Pahoman

BANDAR LAMPUNG

Harga BBM Resmi Naik: Pertalite Rp10.000/Liter, Solar Rp6.800, Pertamax Rp14.500

BANDAR LAMPUNG

SPPN VII Sinkronisasi PKB Jelang Perubahan Korporasi

BANDAR LAMPUNG

Erupsi GAK Berlanjut hingga Senin, 27 November Pagi