Belajar Dari Wabah DBD Didesanya, Warga Wargomulyo Bentuk Bank Darah

- Jurnalis

Kamis, 24 Juni 2021 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

LAMPUNGCORNER.COM, Pringsewu – Masyarakat Pekon atau Desa Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, berencana mendirkan bank darah. Upaya itupun mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten setempat.

Menurut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, keberadaan bank darah sangat besar manfaatnya untuk menolong sesama apabila ada warga yang membutuhkan.

“Saya bangga dengan warga yang memiliki inisiatif mendirikan bank darah ini,” ungkapnya saat menghadiri kegiatan pemeriksaan golongan darah di Balai Pekon Wargomulyo, Rabu (23/6/2021).

Pembentukan bank darah, terus Fauzi, harus diawali dengan pemeriksaan kesehatan maupun golongan darah warga pendonor.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

“Pemeriksaan golongan darah ini diperlukan supaya bisa diketahui data lengkap pendonor dan golongan darahnya,” terusnya.

Fauzi yang juga Ketua PMI Pringsewu itu mengajak masyarakat membiasakan diri melakukan donor darah.

“Selain untuk menolong sesama, juga bisa menyehatkan pendonor. Penting untuk kita saling tolong-menolong kepada sesama dengan menyumbangkan darah kita,” kata Fauzi lagi, sekaligus mengingatkan warganya untuk menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sementara menurut Kepala Pekon Wargomulyo Nursalim HS, ide mendirikan bank darah itu berawal dari adanya wabah demam berdarah dengue (DBD) beberapa waktu lalu. Banyak warganya yang terkena DBD dan membutuhkan darah.

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

“Kami berpikir perlunya bank darah disini. Jika sewaktu-waktu ada warga yang membutuhkan darah, maka sudah ada yang siap mendonorkan darah berikut golongan darahnya,” kisahnya.

Nursalim juga berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, PMI dan seluruh masyarakat, sehingga keberadaan bank darah bisa terwujud. (*)

Red

Berita Terkait

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026
417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian
Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS
Dugaan Korupsi Bimtek Aparatur Desa Tahun 2024, Penyidik Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka
Pringsewu Timur dan Waringinsari Timur Wakili Kabupaten Pringsewu Lomba Desa Provinsi Lampung 2025
STIT Pringsewu Gelar Asesmen LAMDIK Prodi S2 MPI 2025
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:42 WIB

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:38 WIB

417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian

Senin, 21 Juli 2025 - 19:00 WIB

Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS

Berita Terbaru