BPKAD Pringsewu Raih Penghargaan Kemenkeu RI, Pengelolaan Terbaik Aset dan Keuangan Daerah

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berhasil meraih penghargaan sebagai peserta terbaik dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Sudarto dalam Workhsop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi daerah angkatan III tahun 2026 di Aula Gedung E Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak Jakarta Barat.

Workshop keuangan yang dilaksanakan selama 2 hari sejak tanggal 21-22 April 2026 tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman strategis pada level Pimpinan Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Dinamika Kelompok Jadi Momentum Perkuat Kekompakan dan Kolaborasi Pemkab Tubaba

Terkait dengan perbaikan kebijakan dan pengelolaan keuangan dari sisi perencanaan anggaran, pelaksanaan belanja, optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, pembiayaan dan investasi daerah.

Serta lebih dari itu ialah penerapan manajemen risiko dan penguatan integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Kepala BPKAD Pringsewu Olpin Putra mengatakan, capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data keuangan dan aset daerah agar lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah.

“Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas data sektoral agar terintegrasi dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Selain untuk peningkatan kualitas, Olpin juga menambahkan, kegiatan ini sebagai pendukung program sertifikasi Aparatur Pengelola Keuangan Daerah (APKD), yang mana bagi Pemerintah Daerah yang menunjukkan perbaikan keuangan daerah, dapat dipertimbangkan untuk diberikan insentif berupa Dana Insentif Fiskal Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Harapan kami dengan adanya penghargaan ini dapat membuat Insentif Fiskal Pemkab Pringsewu bertambah, mengingat pengelolaan keuangan yang baik merupakan kunci utama mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB