LampungCorner.com, LAMTIM – Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) semakin diperkuat. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Lamtim menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Lamtim untuk menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat P4GN di Aula MA Ma’arif NU 02 Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Sabtu (23/8/2025).
Acara yang dibuka resmi oleh Kepala BNN Provinsi Lampung melalui Kabag Umum, Maximilian Sahesa, S.Ap, ini diikuti 50 peserta dari 24 kecamatan. Hadir pula Kepala BNN Lamtim Maman Permana, Ketua PC GP Ansor Lamtim H.M. Muslih, perwakilan PCNU Lamtim, Forkopimcam Sekampung Udik, pengurus KBNU, serta jajaran MA Ma’arif NU 02 Sidorejo.
Ketua PC GP Ansor Lamtim, H.M. Muslih, menegaskan bahwa bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Ansor sebagai penyuluh anti narkoba.
“Setelah pelatihan ini, peserta bukan hanya memahami upaya pencegahan, tetapi juga siap tampil sebagai narasumber sesuai standar BNN. Ini langkah awal menuju sertifikasi kader Ansor dalam penyuluhan anti narkoba,” ujar Muslih.
Sementara itu, perwakilan Kepala BNN Provinsi Lampung, Maximilian Sahesa, memberikan apresiasi tinggi kepada GP Ansor Lamtim atas inisiatif dan sinergi yang dibangun.
“Bimtek ini akan melahirkan tenaga profesional yang siap mendampingi BNN dalam perang besar melawan narkoba. Harapan kami, gerakan ini menjangkau hingga desa dan dusun, sehingga cita-cita Presiden dalam Asta Cita benar-benar terwujud,” tegasnya.
Senada, Kepala BNN Lamtim, Maman Permana, menilai GP Ansor sebagai mitra strategis dalam program Lamtim Bersinar (Bersih dari Narkoba).
“Jaringan GP Ansor yang kuat dari cabang hingga ranting menjadi modal penting. Sinergi ini membuat upaya mewujudkan Lamtim bersih dari narkoba semakin nyata,” kata Maman.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Lamtim dan BNN menegaskan komitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam memerangi peredaran narkoba. Diharapkan, lahir kader-kader penggiat P4GN yang tidak hanya mumpuni, tetapi juga bermanfaat langsung bagi masyarakat. (*)
Editor: Furkon Ari










