Gubernur Mirza Hadiri Silaturahmi Masyarakat Perantau Sumbagsel, Pererat Sinergi dan Kolaborasi Antardaerah di Palembang

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Acara tersebut berlangsung di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Usai kegiatan, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di wilayah Sumbagsel.

Ia menilai banyak tokoh asal Sumbagsel yang kini telah mengisi posisi strategis di tingkat nasional.

“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menekankan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang berpotensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang terdiri dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Sosialisasikan Perubahan Siltap Kepalo Tiyuh, Ini Besaran Terbarunya

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan untuk menunjukkan kekuatan semata, melainkan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.

Dalam kesempatan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibandingkan kawasan lain, seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.

“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.

Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan.

“Kebersamaan ini penting untuk mensinergikan potensi yang ada, demi kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sumbagsel,” pungkasnya.

Senada, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keinginan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan dorongan alami untuk berkontribusi.

“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Di posisi saat ini 2027-2029, tiga tahun, mungkin ada program yang tertunda dan bisa dikebut, seperti percepatan pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh dan kepala daerah di Sumbagsel.

Ia mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Sultan juga menyoroti banyaknya tokoh asal Sumbagsel yang kini menduduki jabatan penting di tingkat nasional, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Ini bukan soal feodalisme, melainkan kebanggaan dan tanggung jawab untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional. Suksesnya kepemimpinan nasional adalah sukses kita bersama,” tegasnya.

Momentum ini menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan yang berdaya saing di tingkat nasional. (*)

Berita Terkait

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Berita Terbaru