Kasus Pertama Saat PPKM Level 4: Kafe Disegel

- Jurnalis

Sabtu, 24 Juli 2021 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyegelan yang dilakukan Tim Yustisi Covid-19 Bandarlampung, Jumat (23/7/2021). FOTO: Sulaiman

Penyegelan yang dilakukan Tim Yustisi Covid-19 Bandarlampung, Jumat (23/7/2021). FOTO: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kafe Tokyo Space yang berada di kawasan Enggal, Bandarlampung terpaksa disegel dan diminta tutup sementara selama 7 hari kedepan. Hal itu dilakukan karena pengelola melanggar peraturan PPKM Level 4 yang sedang diterapkan di Bandarlampung.

Sekretaris Tim Yustisi Covid-19 Kota Bandarlampung Melisa mengatakan, penyegelan merupakan tindak lanjut dari laporan Tim Satgas yang mendapati kafe tersebut masih beroperasi hingga pukul 23.45 WIB malam kemarin.

“Jadi sesuai Intruksi Wali Kota kita segel dan tutup sementara sampai 7 hari,” ungkapnya Jumat (23/7/2021).

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

Melisa menambahkan, apabila selama penyegelan ternyata kafe masih buka, maka waktu penyegelan ditambah selama 14 hari.

Pihaknya berharap hal ini bisa memberikan efek jera kepada pemilik usaha dan pengusaha lainnya.

“Kalau terus melakukan pelanggaran, maka sanksi terberatnya pencabutan izin, kalau denda tidak ada. Ini aduan dari masyarakat juga, dan sudah kita berikan surat peringatan,” ungkapnya.

Sementara itu Kabag OPS Polresta Bandarlampung Kompol AR Hakim Rambe menerangkan, tiap malam pihaknya selalu berkeliling, dan juga apabila ada laporan masyarakat maka akan langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung

Seperti kafe Tokyo Space itu. Berdasarkan video yang beredar dari masyarakat, apabila dilihat dari luar memang tidak terlihat ada aktivitas di dalamnya.

“Tapi setelah kita periksa ternyata benar ada aktivitas di dalamnya. Kita amankan 32 orang, 11 karyawan dan 21 pengunjung,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK
Pohon Tumbang Mengintai Bandar Lampung, 156 Kejadian Tercatat Sepanjang 2026
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Berita Terbaru

Lampungcorner.com

Karhutla Way Kambas Mereda Usai Hujan, Gubernur Pastikan Satwa Aman

Senin, 26 Okt 2026 - 18:20 WIB