Kecilnya Anggaran dan Kurangnya Kualitas SDM, DPRD Minta Disdikbud Lambar Serius Berikan Perhatian Kepada Sekolah

- Jurnalis

Rabu, 1 November 2023 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat menyampaikan pandangan umum terhadap nota pengantar RAPBD tahun 2024, di ruang sidang Maghgasana DPRD Lambar, Rabu (1/11/2023). Foto: Ari Gunawan

Saat menyampaikan pandangan umum terhadap nota pengantar RAPBD tahun 2024, di ruang sidang Maghgasana DPRD Lambar, Rabu (1/11/2023). Foto: Ari Gunawan

Lampungcorner.com, Lampung Barat – Kerap menerima keluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Barat (Lambar) dari fraksi Golkar Ismun Zani meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat memaksimalkan pembinaan terhadap sekolah-sekolah yang ada di Lambar.

Hal tersebut diutarakan Ismun Zani saat menyampaikan pandangan umum fraksi DPRD Lambar terhadap nota pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024, di ruang sidang Maghgasana DPRD Lambar, Rabu (1/11/2023).

Ismun mengatakan pihaknya banyak sekali mendapat keluhan terkait kurang maksimalnya pelaksanaan lembaga pendidikan ditingkat sekolah, baik berupa pembinaan, pelatihan dan pengarahan dari perangkat daerah terkait sehingga diperlukan evaluasi terhadap persoalan yang terjadi.

“Khususnya mekanisme pelaporan, kita banyak sekali mendapat keluhan sehingga itu berdampak terhadap banyaknya temuan berupa pengembalian kelebihan pembayaran yang diakibatkan oleh kesalahan administrasi pelaporan,” kata Ismun.

Sehingga menurutnya, diperlukan aksi dan tindakan nyata terhadap permasalahan tersebut karena akan menjadi persoalan serius apabila tidak dilakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas terhadap lembaga pendidikan ditingkat sekolah dalam hal penyampaian laporan.

“Kita berharap aksi dan tindakan nyata dari Dinas Pendidikan agar lebih serius dalam melakukan pembinaan, pelatihan dan pengarahan. Karena sejauh ini banyak keluhan, pihak sekolah menyampaikan kepada kami, mereka kaget ketika ada temuan BPK mereka harus mengembalikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ismun mengatakan, pihak sekolah selama ini mengelola dana dari Pemerintah Daerah tidak begitu besar, tetapi ketika ada temuan dari BPK mereka harus mengembalikan 30 hingga 40 persen dari dana yang dikelola karena mekanisme pelaporannya kurang maksimal.

“Artinya ini menjadi perhatian serius bagi kita termasuk pada dinas dan instansi lainnya agar kedepan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi sehingga seluruh mekanisme pelaporan tiap lembaga bisa berjalan maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Disdikbud Lambar Bulki Basri menyampaikan pihaknya telah melakukan upaya yang maksimal dalam memberikan pembinaan terhadap sekolah yang ada di Lambar.

“Terkait pembinaan tentu kami sudah berupaya secara maksimal, namun apa yang disampaikan oleh anggota DPRD dari Fraksi Golkar itu menjadi catatan bagi kami agar kedepan bisa meningkatkan pembinaan sehingga tidak ada lagi permasalahan tersebut,” singkatnya.

Selain menyoroti terkait kurang maksimalnya pembinaan yang dilakukan Disdikbud Lambar, Fraksi DPRD juga menyoroti terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah setempat.

Juru bicara fraksi Gerindra Agus Niar dalam pandangan umum yang disampaikan mengatakan, peningkatan kualitas SDM di Lambar perlu dilakukan namun selama ini Pemerintah dinilai kurang serius dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami meminta saudara Bupati untuk menjelaskan, karena kualitas SDM sangat dibutuhkan untuk menunjang pembangunan yang menjadi prioritas Pemkab Lambar,” ujar Agus Niar.

Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti terkait masalah pendidikan, agar dinas terkait untuk lebih memperhatikan peruntukan yang harus di utamakan dari sektor apa yang dibutuhkan oleh sekolah yang bersangkutan.

“Agar tercapainya pendidikan yang berkualitas dan menambah semangat belajar dan mengajar di Lambar,” harapnya.

Selanjutnya, fraksi Gerindra juga mengingatkan tentang insprastruktur yang akan dibangun, mengingat alokasi dana yang besar dari APBD tahun 2024 sebesar 40,80% sehingga harus benar-benar tepat sasaran dan tepat prioritas.

“Poinnya agar Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program Infrastruktur Pembangunan lebih mengutamakan pemerataan hasil pembangunan, supaya tidak dikeluhkan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Laporan: Ari Gunawan

Berita Terkait

Sijago Merah Hanguskan Rumah Dua Lantai di Pekon Canggu Lampung Barat
Bupati Parosil Lantik Ratusan Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya!
Parosil Mabsus Siap Kawal Program Tiga Juta Rumah, Wujudkan Asta Cita Prabowo Subianto
Warga dan Penjual Air Deruman Bantu Padamkan Kebakaran, Bupati Parosil Turun Langsung dan Sampaikan Apresiasi
Rumah Warga di Lambar Ludes Terbakar, Armada Damkar Rusak Picu Kekecewaan Warga
Kebakaran Hebat di Sukabumi, Tiga Rumah Rata dengan Tanah
Bank Lampung KCP Liwa Sampaikan Permohonan Maaf atas Keluhan Nasabah, Siap Tingkatkan Layanan
Layanan Lamban dan Petugas Tak Ramah, Nasabah Bank Lampung: Kami Seperti Tak Dihargai
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:40 WIB

Sijago Merah Hanguskan Rumah Dua Lantai di Pekon Canggu Lampung Barat

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:05 WIB

Bupati Parosil Lantik Ratusan Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya!

Selasa, 29 April 2025 - 12:28 WIB

Parosil Mabsus Siap Kawal Program Tiga Juta Rumah, Wujudkan Asta Cita Prabowo Subianto

Kamis, 10 April 2025 - 19:19 WIB

Warga dan Penjual Air Deruman Bantu Padamkan Kebakaran, Bupati Parosil Turun Langsung dan Sampaikan Apresiasi

Kamis, 10 April 2025 - 14:38 WIB

Rumah Warga di Lambar Ludes Terbakar, Armada Damkar Rusak Picu Kekecewaan Warga

Berita Terbaru