Menuju Layanan Digital Terpadu, Kemenag Perkuat Tata Kelola Data

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pimpinan terkait Evaluasi Kinerja Pegawai Kemenag. Sumber: Kemenag

Rapat Koordinasi Pimpinan terkait Evaluasi Kinerja Pegawai Kemenag. Sumber: Kemenag

LampungCorner.com, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) terus memacu percepatan transformasi digital dengan memperkuat tata kelola data internal. Upaya ini menjadi bagian dari fokus kebijakan Kemenag tahun 2026, sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan pentingnya data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai fondasi pengambilan keputusan.

Dikutip dari laman resmi Kemenag, penguatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang menyoroti urgensi sinkronisasi data lintas unit kerja. Langkah ini dinilai krusial agar informasi yang disampaikan kepada pimpinan maupun publik memiliki akurasi dan keseragaman.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong, menegaskan bahwa transformasi digital menuntut perubahan cara kerja yang lebih adaptif dan berbasis teknologi.

“Transformasi digital menuntut kita bekerja lebih adaptif. Penyajian data harus informatif dan berbasis teknologi,” ujar Farid dalam rapat koordinasi di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Mulai Berlaku, Operator Tak Boleh Hapus Sisa Kuota Pelanggan

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Kemenag juga memperkuat peran Pusat Data dan Teknologi Informasi. Penguatan ini menjadi semakin relevan mengingat tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum percepatan modernisasi layanan serta integrasi sistem data internal di lingkungan kementerian.

Tak hanya itu, Kemenag tengah menyederhanakan layanan publik dengan mengintegrasikan ratusan aplikasi yang sebelumnya berjalan terpisah ke dalam satu platform layanan terpadu. Melalui integrasi ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses berbagai layanan secara lebih mudah, cepat, dan efisien.

Di sektor pendidikan, integrasi data juga menjadi prioritas utama. Penguatan sistem EMIS terbaru diarahkan untuk memastikan data madrasah, pesantren, dan tenaga pendidik tersimpan secara lebih akurat, konsisten, dan dapat diandalkan.

Baca Juga :  Kejar E20 dalam Dua Tahun, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

Rapat koordinasi tersebut turut menyoroti peningkatan standar penyajian informasi publik. Ke depan, laporan dan materi tidak lagi hanya mengandalkan narasi, tetapi diperkuat dengan visualisasi data, grafik, serta materi multimedia agar lebih mudah dipahami oleh publik.

“Sinergi antara unit teknis pemilik data dengan tim komunikasi harus diperkuat agar pesan yang sampai ke masyarakat maupun stakeholder terkait benar-benar utuh,” kata Farid.

Seluruh langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, efisien, dan responsif terhadap tuntutan era digital.

Dengan koordinasi internal yang semakin solid dan pemanfaatan teknologi yang optimal, Kemenag menargetkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?
Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB