Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lokasi kebakaran di RSUD Ryacudu Kotabumi, Rabu (2/9/2026).

Kondisi lokasi kebakaran di RSUD Ryacudu Kotabumi, Rabu (2/9/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Misteri kebakaran yang menghanguskan dua bangunan di RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), pada Minggu malam (30/8/2026), belum terungkap.

Polisi menemukan fakta penting dalam penyelidikan awal, yakni salah satu bangunan yang terbakar berupa gudang ternyata tidak memiliki aliran listrik. Fakta tersebut menjadi salah satu petunjuk yang kini didalami untuk mengungkap sumber api.

Tim Laboratorium Forensik Kepolisian dari Palembang dijadwalkan melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran.

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap dari mana api pertama kali muncul sekaligus menelusuri penyebab suara ledakan yang terdengar ketika kebakaran berlangsung.

Humas RSUD Ryacudu Kotabumi, Ari Handoko, mengatakan pihak rumah sakit masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut oleh tim forensik kepolisian dari Palembang,” kata Ari, Rabu (2/9/2026).

Menurut Ari, salah satu bangunan yang terbakar merupakan gudang penyimpanan berbagai peralatan dan barang milik rumah sakit yang rusak maupun sudah tidak layak digunakan.

Baca Juga :  BPBD Tubaba Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga dan Sekolah Terdampak Kekeringan

Hingga kini, pihak rumah sakit juga belum dapat menghitung total kerugian akibat kebakaran. Inventarisasi terhadap barang-barang yang terdampak masih dilakukan.

“Kerugian belum bisa ditaksir karena masih proses inventarisasi,” ujarnya.

Meski demikian, Ari memastikan kebakaran tidak menyentuh dokumen maupun arsip milik rumah sakit.

“Dokumen dan arsip tidak ada yang terbakar,” katanya.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api pertama kali terlihat membesar dari bagian belakang rumah sakit. Kepanikan meningkat setelah terdengar dua kali suara ledakan dari lokasi kejadian.

Saat itu, api disebut telah membesar dan disertai suara ledakan. Petugas keamanan rumah sakit kemudian menghubungi pemadam kebakaran untuk segera melakukan penanganan.

Untuk mencegah api merembet ke bangunan utama rumah sakit, sebanyak 19 pasien dievakuasi ke ruangan yang dinilai lebih aman.

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi dan memeriksa sejumlah saksi. Dari lokasi, petugas menemukan puing-puing bangunan, sejumlah tabung oksigen bekas, serta peralatan rumah sakit.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

Namun, pemeriksaan awal belum mampu mengungkap sumber api. Polisi juga tidak menemukan kamera CCTV yang dapat membantu merekam atau memberikan petunjuk mengenai awal mula kebakaran.

Keterangan kepala gudang menyebutkan bangunan tersebut tidak dialiri listrik. Kondisi itu membuat pemeriksaan forensik menjadi penting untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk menelusuri asal suara ledakan yang terdengar ketika api membesar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan.

“Masih penyelidikan mas. Nanti kami infokan,” ujar Ivan Roland Cristofel singkat.

Hingga saat ini, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Hasil pemeriksaan tim forensik nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan sumber api sekaligus mengungkap kemungkinan faktor yang memicu kebakaran di RSUD Ryacudu Kotabumi. (*)

Berita Terkait

Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi
98 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Lampung Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Pemkab Lampura Buka Seleksi 11 JPTP, Berikut Jadwal dan Syaratnya
Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan
Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:11 WIB

Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi

Sabtu, 12 September 2026 - 11:48 WIB

98 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Lampung Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:21 WIB

Pemkab Lampura Buka Seleksi 11 JPTP, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Selasa, 8 September 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Berita Terbaru

LC TV Story

Suahasail Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Senin, 14 Sep 2026 - 18:37 WIB