Pemprov Dorong Petani Lampung Tanam Jagung, Gubernur: Harga Stabil, Komoditas Dilindungi dari Impor

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST

IST

LAMPUNGCORNER.COM – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal pada Senin 11 Agustus 2025 menggelar rapat budidaya jagung di Kantor Gubernur Lampung.

Usai rapat, kepada Rilis ID, Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa jagung menjadi salah satu komoditas potensial yang dapat dikembangkan di Lampung.

Karenanya untuk meningkatkan kesadaran petani dalam membudidayakan jagung, pihaknya berkoordinasi dengan Bank Lampung sebagai BPD Lampung untuk memberikan kemudahan pada petani yang ingin menanam jagung.

“Kami sedang mempersiapkan bagaimana ada pembiayaan lebih mudah berkerjasama dengan bank Lampung untuk petani yang ingin menanam jagung kedepan,” ujar Mirza.

Dia menyebut saat ini masih melakukan pemetaan daerah mana saja yang berpotensi dapat meningkatkan produksi jagung di Lampung.

Baca Juga :  Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

“Kami sedang petakan daerah mana yang bisa Optimalisasi peningkatan produksi jagung kedepannya. Karena Lampung skrg sangat butuh peningkatan produksi jagung,” jelas Mirza.

Dia menyebut jagung menjadi salah satu komoditas pangan yang saat ini cukup potensial. Mulai dari harganya yang relatif stabil hingga terlindungi dari potensi impor.

“Harga jagung relative stabil karena ditetapkan pemerintah melalui inpres dan komoditas dilindungi tidak ada impor,” jelasnya.

Apalagi hilirisasi produk jagung juga banyak terkait produk pangan yang dapat membantu menekan kenaikan harga kedepannya.

“Jagung juga hilirisasi nya tetap produk pangan misalnya pakan ikan, ayam, mudah-mudahan kalau jagung produksi bagus maka harga pakan turun, harga ayam turun, ikan turun sehingga masyarakat dapat mengkonsumsi ikan dan ayam jadi lebih tinggi,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung

Sementara itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) RI pada Mei 2025 lalu, total luas panen jagung pipilan se-Indonesia mencapai 0,29 juta hektar pada Maret 2025.

Namun untuk produksi jagung pipilan dengan kadar air 14 persen mencapai 1,63 juta ton. Sementara jagung pipilan kadar air 28 persen diperkirakan total produksinya mencapai 10,91 juta ton pada periode Januari hingga Juni 2025.

Berdasarkan data tersebut, Lampung tercatat memproduksi sampai 789,54 ton selama periode Januari hingga Juni 2025. (*)

Berita Terkait

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian
Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa
Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung
Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda
Gubernur Mirza Tandatangani Kesepakatan Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung
Penanggulangan TBC Jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD Segera Dituntaskan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penjualan Sapi Kurban Lampung 2026 Naik 40,15 Persen, Domba Melonjak 121,76 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:23 WIB

Gubernur Mirza Sambut Inisiatif Bakrie Center Fondation, Perkuat Sinergi Bumdes Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Perguruan Tinggi Swasta Jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 2026

Berita Terbaru