Pemprov Kucurkan Rp40,52 Miliar, Fokus Perbaiki Jalan Lampura

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyoroti masih rendahnya kondisi kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Utara saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kotabumi, Kamis (26/3/2026).

Dalam paparannya, Mirza mengungkapkan tingkat kemantapan jalan kabupaten di Lampung Utara baru mencapai 46,67 persen. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan jalan provinsi yang telah menyentuh 79,79 persen.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian serius. Infrastruktur jalan sangat menentukan kelancaran distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Meski demikian, untuk ruas jalan provinsi sepanjang 156,328 kilometer di Lampung Utara, tingkat kemantapannya sudah mencapai 93,58 persen.

Guna mempercepat perbaikan, Pemerintah Provinsi Lampung mengalokasikan anggaran signifikan pada 2026.

Baca Juga :  Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Sebesar Rp40,52 miliar digelontorkan untuk perbaikan 5,39 kilometer jalan provinsi, Rp1,98 miliar untuk penanganan jalan desa, serta Rp2,1 miliar untuk pembangunan satu unit jembatan.

“Perbaikan infrastruktur jalan akan terus kita dorong agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan biaya logistik bisa ditekan,” ujar Mirza.

Ia menegaskan, infrastruktur menjadi salah satu pilar utama selain penguatan sumber daya manusia (SDM) dan hilirisasi komoditas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, lanjutnya, distribusi hasil pertanian unggulan seperti ubi kayu, jagung, padi, kopi, hingga karet akan semakin lancar dan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.

Baca Juga :  NTP Tembus 129,90, DPRD Sebut Petani Lampung Mulai Nikmati Hasil

“Kalau jalannya bagus, hasil pertanian cepat sampai pasar, biaya angkut turun, dan keuntungan petani meningkat,” jelasnya.

Selain fokus pada jalan, Pemprov Lampung juga menggulirkan Program Desaku Maju yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi desa. Program ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi sekaligus memperluas akses pasar.

Mirza pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan perencanaan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan infrastruktur dasar.

“Kita ingin pembangunan ini nyata dirasakan masyarakat, dimulai dari perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan utama,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB
Estafet Kepemimpinan Bergulir, Deswanto Resmi Jabat Plt Camat Pagar Dewa
Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Sidak DPRD Bandar Lampung Ungkap Material Bekas di Proyek Trotoar Sultan Agung yang Ambrol
Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda
Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai
Perkuat Pencegahan Korupsi, Pemkab Tubaba Evaluasi Target Dokumen MCSP KPK
Pemkab Tubaba Luncurkan “Subsidi BAZNAS”, 60 UMKM Dapat Akses Modal Tanpa Agunan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:44 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Tubaba Konsultasi Sarpras ke BNPB

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Kamis, 10 September 2026 - 14:51 WIB

Sidak DPRD Bandar Lampung Ungkap Material Bekas di Proyek Trotoar Sultan Agung yang Ambrol

Rabu, 9 September 2026 - 20:55 WIB

Bertemu Wamenpora Taufik Hidayat, Bupati Tubaba Dorong Penguatan Fasilitas dan Pembinaan Atlet Muda

Rabu, 9 September 2026 - 20:39 WIB

Temui Wamenhub, Bupati Tubaba Usulkan Enam Bus Sekolah hingga Halte Sungai

Berita Terbaru