Polda Lampung Sampaikan Kasus Kematian Mahasiswa Unila, Terdapat Tumor Otak di Kepala

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Polda Lampung akhirnya mengungkap hasil pemeriksaan ekshumasi terhadap jenazah Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapel) Unila.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim forensik RS Bhayangkara, diketahui penyebab paling signifikan kematian Pratama adalah tumor otak jenis Oligodendroglioma, yakni salah satu jenis tumor otak primer langka yang tumbuh di dalam sel saraf otak.

“Jadi untuk permintaan ekshumasi yang kami lakukan bersama tim, hasil paling signifikan untuk penyebab kematian almarhum itu adalah tumor di otak,” ujar Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr. I Putu Suwartama Wiguna, dalam konferensi pers di Mapolda Lampung, Selasa (07/10/2025).

Baca Juga :  Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

dr. Putu menjelaskan, tumor tersebut tidak terbentuk secara tiba-tiba ataupun akibat trauma fisik.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan literatur medis, Oligodendroglioma tidak berhubungan dengan kekerasan atau benturan fisik.

“Tumor ini memerlukan proses waktu yang panjang untuk terbentuk.Secara literatur, Oligodendroglioma tidak berhubungan dengan suatu trauma,” jelasnya.

Selain itu, tim forensik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah. Luka atau bekas pada tubuh yang ditemukan merupakan trauma medis.

Seperti bekas infus dan pemasangan selang ke otak, yang sebelumnya dilakukan sebagai tindakan medis untuk mengeluarkan cairan akibat tumor.

Baca Juga :  Ukom Lampura Jadi Sorotan, Suwardi: Pilih Pejabat yang Bersih, Kompeten dan Berani

“Bekas-bekas yang kami temukan itu merupakan tanda tindakan medis, bukan kekerasan. Pemasangan selang tersebut bertujuan untuk mengeluarkan cairan yang diproduksi oleh tumor,” kata dr. Putu.

Ia menambahkan, kemungkinan adanya penyebab kematian lain seperti pendarahan sulit diatasi karena kondisi pemakaman sudah mengalami pembekuan lanjut saat ekshumasi dilakukan.

Namun, temuan paling kuat dan signifikan tetap mengarah pada tumor otak sebagai penyebab utama kematian.

“Untuk sebab kematian yang paling signifikan adalah tumor pada otak pemakaman,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:32 WIB

Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Jumat, 25 Sep 2026 - 19:57 WIB