LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik selama Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polresta Bandar Lampung mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) yang telah disiapkan di sejumlah titik strategis.
Dikutip dari laman resmi Polda Lampung, Kepala Seksi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, menjelaskan bahwa para pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, dianjurkan untuk beristirahat di pos-pos tersebut apabila merasa kelelahan selama perjalanan.
Menurutnya, keberadaan pos pengamanan dan pelayanan ini diharapkan dapat membantu para pengendara menjaga kondisi fisik tetap prima sehingga perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan lancar.
Sebagai bagian dari pengamanan arus mudik, kepolisian mendirikan sembilan pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.
Pos-pos tersebut tidak hanya difungsikan sebagai pusat pengamanan, tetapi juga sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat singgah sementara selama perjalanan.
Dari jumlah tersebut, dua pos berada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Sumatera.
Jalur ini dikenal sebagai salah satu rute arteri yang cukup padat dilalui pemudik selain jalan tol, sehingga menjadi lokasi strategis untuk penempatan pos pengamanan.
“Ada dua pos yang didirikan di Jalan Soekarno Hatta, yakni Pos Pengamanan Baruna Panjang dan Pos Pelayanan Begadang V. Jalur ini merupakan salah satu akses utama yang dilalui pemudik, sehingga kami mengimbau masyarakat yang merasa lelah agar dapat beristirahat di pos-pos tersebut,” ujar Agustina, Sabtu (14/3/2026).
Selain memanfaatkan fasilitas pos yang tersedia, pengendara sepeda motor juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Pengendara diminta tidak membawa penumpang lebih dari dua orang, tidak mengangkut barang secara berlebihan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melanjutkan perjalanan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran berlangsung. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari















