Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme TNI dan Polri dalam menghadapi tantangan keamanan global yang kian kompleks.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman usai mengikuti taklimat Presiden kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Dalam taklimat tersebut, Prabowo juga memberikan apresiasi atas kontribusi TNI dan Polri dalam mendukung berbagai program pemerintah. Mulai ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Tadi atas sumbangsih para TNI dan polisi yang selama ini mendukung program pemerintah, baik ketahanan pangan, ketahanan energi, termasuk menjaga situasi keamanan saat ini, beliau mengapresiasi,” ujar Dudung.

Baca Juga :  Suahasail Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

Selain mengapresiasi kinerja TNI dan Polri, Prabowo menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sistem rekrutmen prajurit TNI dan anggota Polri ke depan dinilai tidak cukup hanya mempertimbangkan kemampuan fisik, tetapi juga kapasitas intelektual.

“Harus menyiapkan juga secara profesional. Sistem rekrutmen ke depan itu tidak serta-merta melihat tentang fisik, tetapi juga intelektual. Jadi kalau misalnya masuk tentara atau polisi pakai kacamata boleh, tapi dia pintar,” kata Dudung.

Menurut dia, penekanan tersebut berkaitan dengan perkembangan tantangan pertahanan dan keamanan yang semakin kompleks. Ancaman di masa depan tidak hanya berbentuk konvensional, tetapi juga melibatkan teknologi dan metode peperangan baru.

Baca Juga :  Kepala BGN soal Keracunan MBG Sidoarjo: Ini Kelalaian yang Disengaja

“Karena tantangan ke depan ini kan perang hybrid, perang pakai drone dan sebagainya. Sehingga itu yang menjadi konsentrasi Bapak Presiden,” tuturnya.

Karena itu, peningkatan profesionalisme personel TNI dan Polri dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama melalui penguatan pendidikan dan latihan.

“Situasi global saat ini juga perlu disikapi dengan meningkatkan profesionalisme prajurit, baik pendidikan maupun latihan,” pungkas Dudung. (*)

Berita Terkait

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
DPR dan Pemerintah Ketok BPIH 2027, Biaya Haji Rp98,46 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta
Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri
MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Pemohon Tak Punya Legal Standing
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Gibran Respons Putusan MK soal Ijazah: Kalau Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Kuliah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:05 WIB

DPR dan Pemerintah Ketok BPIH 2027, Biaya Haji Rp98,46 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Berita Terbaru