Tangani Perundungan di SMAN 9, Disdikbud Lampung Bentuk Tim Khusus

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan langkah-langkah yang sedang dilakukan menyikapi kasus dugaan perundungan di SMAN 9 Bandar Lampung.

Thomas menyebut, setelah menerima informasi awal, pihaknya segera melakukan identifikasi awal secara netral tanpa melibatkan pihak sekolah. Hal itu dilakukan agar proses penanganan berjalan adil.

“Langkah pertama kami adalah melakukan komunikasi dengan siswa yang diduga menjadi korban perundungan. Dari hasil pertemuan, disimpulkan bahwa korban tetap ingin melanjutkan sekolah namun meminta pindah ke kelas yang berbeda,” jelas Thomas, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga :  Jemput Bola ke Daerah, Mobile Service BP3MI Permudah Akses Calon Pekerja Migran di Lampung Timur

Thomas melanjutkan, permintaan siswi ini sudah disepakati. Korban juga meminta waktu istirahat satu sampai tiga hari, dan Kamis besok (18/9/2025) dijadwalkan mulai kembali masuk sekolah.

Sementara itu, terkait siswa yang diduga melakukan perundungan, Thomas menyebut pihaknya telah melakukan mitigasi awal. Tapi sejauh ini pihaknya belum menemukan fakta peristiwa perundungan tersebut.

“Maka hari ini kami menurunkan tim ulang dengan tambahan personel untuk melakukan pendalaman dan mendengarkan keterangan saksi-saksi baru yang menyaksikan langsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Lantik Febrizal Levi Jadi Kadis PSDA, Budi Darmawan Pimpin ESDM Lampung

Nantinya, hasil penyelidikan tim akan menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah berikutnya.

Jika terbukti benar terjadi perundungan, Thomas menegaskan Disdikbud akan mengambil langkah manajerial, termasuk penguatan sistem pengawasan di sekolah.

“Intinya, kami ingin memberikan keputusan yang netral, jelas, dan berkeadilan, sehingga kasus ini bisa diselesaikan dengan baik dan tidak terjadi lagi di sekolah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026
Wagub Jihan Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN, Perkuat Sinergi bersama BPJS Kesehatan
Pembinaan Semarak Pramuka Ambacata, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kontingen Daerah, Persiapan Ikuti Jamnas Pramuka XII di Cibubur
Wagub Jihan Nurlela Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026
Wagub Jihan Dukung Kolaborasi Hexahelix, Wujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan Profesional
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Hari Lahir Pancasila, Bupati Hamartoni Dorong Percepatan Pelayanan dan Program Pembangunan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:25 WIB

Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:18 WIB

Wagub Jihan Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN, Perkuat Sinergi bersama BPJS Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

Pembinaan Semarak Pramuka Ambacata, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:22 WIB

Wagub Jihan Terima Kunjungan Kontingen Daerah, Persiapan Ikuti Jamnas Pramuka XII di Cibubur

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:15 WIB

Wagub Jihan Nurlela Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026

Berita Terbaru