LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Barat — Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dikepung bencana alam akibat hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar, Padang Prio Utomo, mengatakan Sabtu (5/2/2022) malam terjadi bencana longsor di Jalan Lintas Liwa-Gunung Kemala Krui. Tepatnya di Pekon Kubu Perahu, Balik Bukit.
Terdapat empat titik longsor di Pemangku Kayu Mulu (Pemukiman Warga) dan Jalan Nasional Liwa – Gunung Kemala Krui KM 2, KM 5, dan KM 7 yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara arus lalu lintas kini telah normal kembali,” ungkap Padang, Senin (7/2/2022).
Lalu, pada Minggu (6/2/2022), terjadi banjir di Pekon Tanjung Sari Kecamatan BNS dan Pekon Tuguratu, Suoh yang merendam areal persawahan warga yang baru menanam padi.
Untuk Pekon Tugu Ratu sekitar hektare (ha) sawah terendam. Sementara, di Pekon Tanjung Sari sekitar 50 Ha.
“Jika dalam beberapa hari ini masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi maka akan berakibat gagal tanam,” terangnya.
Menurut dia, Satgas BPBD telah meninjau lokasi serta menginventarisasi data di lapangan. Pusdalops-PB juga telah melakukan pendataan dan melaporkan.
Bencana alam juga terjadi di Kecamatan Lumbok Seminung, berupa tanah longsor hingga banjir bandang di empat pekon, Minggu (6/2/2022) dini hari.
Banjir bandang menerjang empat Pekon di Kecamatan Lumbok Seminung, yakni di Jalan Way Kenihai, Pekon Sukabanjar; Pekon Tawan Sukamulya; Jalan penghubung Pekon Kagungan-Pekon Sukabanjar; dan Pemangku Way Kelahok Pekon Kagungan.
Di Pekon Tawan Sukamulya, Kecamatan Lumbok Seminung aliran Way Kenihai di wilayah setempat meluap.
“Sehingga menghanyutkan dua gubuk warga. Delapan ekor kambing juga turut tersapu luapan air sungai,” tuturnya.
Selanjutnya, Senin (7/2/2022), terjadi pohon tumbang sekira pukul 02.00 WIB di Jl. Nasional Lintas Liwa – Gunung Kemala Krui KM 7, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.
Pusdalops-PB yang menerima laporan pada pukul 05.00 WIB langsung merespons dengan mengerahkan Satgas BPBD menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan pohon tumbang dimaksud.
Mereka memotong pohon yang tumbang dengan chainsaw dan peralatan manual lainnya yang memakan waktu sekitar 1,5 jam.
“Pada pukul 06.30 WIB puing-puing pohon telah dibersihkan dan arus lalu lintas kendaraan di lokasi kembali normal,” tandasnya. (*)
Red















