Korut Luncurkan Satelit, Ada Apa ?

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2022 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, menghadiri pertemuan dengan Nguyen Thi Kim Ngan, ketua Majelis Nasional Vietnam, di Majelis Nasional di Hanoi, Vietnam, pada hari Jumat, 1 Maret 2019. Foto: SeongJoon Cho/Pool melalui Reuters

Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara, menghadiri pertemuan dengan Nguyen Thi Kim Ngan, ketua Majelis Nasional Vietnam, di Majelis Nasional di Hanoi, Vietnam, pada hari Jumat, 1 Maret 2019. Foto: SeongJoon Cho/Pool melalui Reuters

LAMPUNGCORNER.COM, Korea Utara (Korut) akan meluncurkan sejumlah satelit pengintai di beberapa tahun mendatang. Satelit pengintai akan digunakan untuk mendapatkan informasi real-time mengenai aktivitas militer Amerika Serikat dan sekutunya.

Dilaporkan oleh kantor berita negara KCNA, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan banyak satelit pengintai militer akan diluncurkan ke orbit kutub sinkron matahari dalam periode rencana lima tahun.

“Dia menyampaikan bahwa tujuan mengembangkan dan mengoperasikan satelit pengintaian militer adalah untuk memberikan informasi real-time kepada angkatan bersenjata Korea Utara mengenai aksi militer pasukan agresi imperialisme AS dan pasukan bawahannya di Korea Selatan, Jepang, dan Pasifik,” kata kantor berita KCNA.

Baca Juga :  Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Saat ini, Korea Utara sudah melakukan dua kali tes sistem satelit pada 27 Februari 2022 dan 5 Maret 2022. Pihak berwenang di Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat mengatakan tes tersebut melibatkan peluncuran rudal balistik.

Dalam satu kesempatan, Kim membela rencana satelitnya. Ia mengatakan peluncuran bukan sekadar upaya mengumpulkan informasi saja, tetapi juga demi melindungi kedaulatan dan kepentingan nasional.

Di samping itu, Kim menegaskan peluncuran satelit pengintai merupakan hak yang sah untuk membela diri, serta meningkatkan prestise nasional Korea Utara.

Baca Juga :  Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

“Dia menekankan bahwa proyek penyempurnaan kapasitas kesiapsiagaan perang negara dengan meningkatkan pencegah perang negara kami adalah tugas revolusioner tertinggi; tugas prioritas politik dan militer yang paling penting bagi Partai dan pemerintah kita,” kata KCNA.

Militer AS mengatakan pada hari Kamis (10/3/2022) memastikan akan meningkatkan pengawasan dan pengumpulan pengintaian di Laut Kuning. AS juga meningkatkan kesiapan pertahanan rudal balistiknya setelah aktivitas uji coba rudal Korea Utara yang berulang kali dilakukan pada 2022 ini.

 

Red

Berita Terkait

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama
Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin
Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama
Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022
Momen Haru Ridwan Kamil Dipeluk Warga Bern yang Selamatkan Adik Eril dari Arus Sungai Aare
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Terkendala Air Keruh, Ini Penjelasan Polisi Swiss
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:35 WIB

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

Rabu, 2 September 2026 - 08:53 WIB

Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

Minggu, 30 November 2025 - 18:42 WIB

Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama

Berita Terbaru